Polres Depok Perketat Perbatasan Antisipasi Arus Balik Pemudik

    Octavianus Dwi Sutrisno - 26 Mei 2020 18:15 WIB
    Polres Depok Perketat Perbatasan Antisipasi Arus Balik Pemudik
    Kasatlantas Polres Metro Depok Kompol Erwin Aras di Depok. Foto: Medcpm.id-Octvanianus Dwi Sutrisno



    Depok: Polres Metro Kota Depok, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan mulai melakukan strategi pengetatan kendaraan masuk wilayah Jabodetabek. Hal ini untuk mengantisipasi masuknya arus balik kendaraan dari daerah.

    Kasatlantas Polres Metro Depok Kompol Erwin Aras mengatakan, pembatasan tersebut dilakukan  menekan penyebaran covid-19. Kondisi Ibu Kota Jakarta berhasil menekan angka penularan virus korona, yang semula lima persen kini hanya satu persen per hari.

     



    "Yang dikhawatirkan fase kedua ini, gerombolan pemudik yang kembali ke DKI Jakarta malahan  memaksimalkan pertumbuhan Covid - 19," Ucap Erwin usai Rapat Koordinasi bersama stakeholder Pemkot Depok membahas pengetatan penjagaan kendaraan yang masuk wilayah Kota Depok Selasa 26 Mei 2020.

    Erwin menegaskan, secara serentak seluruh warga di wilayah penyangga termasuk Kota Depok wajib memiliki Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM),  yang dikeluarkan langsung oleh Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta. 

    "Warga Depok yang bekerja di Jakarta, bisa menggunakan SIKM untuk masuk maupun keluar wilayah DKI. Surat tersebut bisa diakses selama 24 jam dalam website Dishub DKI Jakarta," bebernya.

    Selain itu, Erwin menerangkan ada dua titik lokasi yang telah dipersiapkan untuk mengantisipasi  arus balik dari wilayah Jawa Barat. Baik yang menggunakan jalur Tol Jagorawi (kendaraan roda empat), maupun yang menggunakan akses Jalan Raya Bogor (kendaraan roda dua).

    "Untuk yang menggunakan Tol Jagorawi, apabila terjadi kepadatan mereka dikeluarkan ke exit tol Cijago sehingga masuk ke arteri ini yang diantisipasi di Terminal Jatijajar dan UI," terangnya.

    Sedangkan kendaraan dari arah Jalan Raya Bogor yang berasal dari  Ciawi maupun Bogor kota, akan melewati beberapa pos pemeriksaan. Sehingga menurut Erwin, meskipun mereka berhasil melintas namun secara berkelanjutan akan kembali bertemu dengan pos pengecekkan kendaraan di wilayah Jakarta Selatan.

    "Di Jaksel ada kurang lebih 14 titik pos check point kendaraan, seluruhnya disiapkan untuk menghindari penularan Covid - 19 tahap kedua dari arus balik," tandasnya.

    Selanjutnya Erwin mengatakan pihaknya tidak segan - segan memutar balik kendaraan yang tidak memiliki SIKM, meskipun berasal dari lokasi yang cukup jauh. 

    "Kalau tidak ada SIKM, maka petugas atau aparat gabungan akan memutar balikkan kendaraan yang bersangkutan yang dari Bogor kita kembalikan ke Bogor, kemudian dari Sukabumi kami kembalikan juga oleh sebab itu koordinasi dilakukan juga dengan aparat wilayah setempat (Luar Kota Depok)," jelasnya.


    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id