Faktor Ekonomi Motif Pembunuhan Siswi SMK di Sidoarjo

    Syaikhul Hadi - 18 Maret 2020 01:49 WIB
    Faktor Ekonomi Motif Pembunuhan Siswi SMK di Sidoarjo
    Kapolresta Sidoarjo , Kombes Sumardji saat merilis tangkapan terduga pembunuhan siswi SMK di Sidoarjo. (Foto: Medcom.id/Syaikhul)
    Sidoarjo: Polresta Sidorajo membeberkan motif pembunuhan siswa SMK bernama Putri Dewi Atika di Sidorajo yang hilang sejak 30 Januari 2020. Faktor ekonomi alasan pelaku nekat membunuh korbannya dan dan membuang jasadnya dengan karung beras.

    Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan pelaku Metodeus Bayu Thresandi Putra membunuh korbannya karena terdesak kebutuhan ekonomi. Pelaku merasa terdesak karena terus ditagih utang-utangnya.  

    "Nah, karena kebetulan pelaku ini kenal dengan korban, sehingga dia nekat mengambil barang-barangnya dan menghabisi korban," kata Sumardji di Mapolresta Sidoarjo, Selasa, 17 Maret 2020. 

    Berdasarkan pengakuan pelaku, korban merupakan mantan pacarnya. Hubungan keduanya kandas setelah pelaku lebih dulu menikah. 

    "Pengakuannya, dulu (korban) mantan pacarnya. Karena menikah, pisah lama, terus etelah itu ketemu lagi ketika istrinya (pelaku) meminta memasang behel gigi kepada korban," jelasnya.

    Pihak kepolisian belum menentukan pasal yang menjerat pelaku dikarenakan sampai saat ini jasad korban belum ditemukan. Polisi masih berupaya mencari jasad korban. 

    Baca: Terduga Pembunuh Siswi SMK di Sidoarjo Ditangkap

    "Sementara harus menemukan jasad korban dulu. Kita berkeyakinan, apa yang disampaikan tersangka kemungkinan benar. Hanya saja untuk menemukan korban kita butuh waktu," ujarnya. 

    Sumardji mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku, korban dibunuh dengan menggunakan balok. Balok kayu dipukulkan ke kepala korban hingga tak sadarkan diri.

    "Kemudian korban dimasukkan kedalam karung beras (sak), lalu dibuang ke sungai. Itu pengakuan tersangka," ujar Sumardji.

    Usai membuang korban, lanjutnya, terduga pelaku mengambil barang bawaan korban. Di antaranya sepeda motor bernopol W 3792 PV warna merah hitam dan sebuah cincin emas.

    "(Barang bukti) Motor sudah ditemukan dikawasan Ngoro, Mojokerto. Untuk cincin masih dicari," ucapnya.




    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id