Pemkab Malang Gelontorkan Rp6 Miliar Tangani Virus Korona

    Daviq Umar Al Faruq - 19 Maret 2020 22:35 WIB
    Pemkab Malang Gelontorkan Rp6 Miliar Tangani Virus Korona
    ilustrasi Medcom.id
    Malang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menyiapkan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk mencegah penyebaran virus korona covid-19. Dana tersebut berasal dari APBD Kabupaten Malang.

    "APBD Kabupaten Malang disediakan Rp6 miliar untuk tanggap darurat ini sudah saya teken untuk pencairannya ketika dibutuhkan sudah siap digunakan," kata Bupati Malang, Sanusi, di Malang, Kamis, 19 Maret 2020.

    Dana tersebut salah satunya bakal dialokasikan untuk membiayai kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) di RSUD Kepanjen Kabupaten Malang yang membutuhkan dana sekitar Rp460 juta. Sehingga diharapkan para petugas medis dapat bertugas dengan aman.

    "Alat Pelindung diri senilai Rp460 juta itu untuk RSUD Kanjuruhan saja, kalau yang di Puskesmas sudah dicukupi Dinkes (Dinas Kesehatan),” imbuhnya.

    Selain itu, dana ini juga akan digunakan untuk membiayai fasilitas pemeriksaan bagi masyarakat di Kabupaten Malang. Terutama bagi yang berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

    "Maupun orang yang diduga ada rentetannya atau kaitannya dengan pasien positif covid-19, kita biayai semuanya. Berapapun kami biayai, sementara kita siapkan Rp6 miliar untuk cadangan. Kalau kurang kita minta dewan di PAK karena ini kewajiban selamatkan nyawa, berapapun kebutuhan dilapangan kita bantu," jelasnya.

    Sebelumnya satu warga Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dinyatakan positif terinfeksi virus korona atau covid-19. Pasien berkelamin perempuan ini meninggal dunia pada Sabtu, 14 Maret 2020 lalu.

    Sanusi mengaku sejauh ini belum ada indikasi yang ditemukan terkait penyebaran virus korona di wilayahnya. Namun di Kecamatan Dau, ada lima orang yang teridentifikasi berkaitan atau memiliki kontak langsung dengan pasien positif covid-19 tersebut.

    "Langkah selanjutnya kita menunggu hasil rakor bersama Ibu Gubernur sore ini. Karena ini merupakan kewenangan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur untuk melakukan penanganan terhadap lima orang tersebut," pungkasnya.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id