Khofifah Sosialisasikan PSBB Malang Raya

    Daviq Umar Al Faruq - 14 Mei 2020 19:57 WIB
    Khofifah Sosialisasikan PSBB Malang Raya
    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung Kampung Tangguh Narubuk di Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis 14 Mei 2020. Dokumentasi /istimewa.
    Malang: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyosialisasikan penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya, yakni di Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu. Khofifah meninjau langsung Kampung Tangguh Narubuk di Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.

    "Gotong royong yang dilakukan oleh warga Kampung Tangguh Narubuk ini luar biasa. Ini merupakan wujud sinergi pentahelix, yang dalam kondisi pandemi memang sudah seharusnya dilakukan. Di mana ada kerjasama antara masyarakat, pemerintah, pengusaha, media, dan perguruan tinggi," kata Khofifah, Kamis, 14 Mei 2020.

    Baca: Berstatus PDP Korona, 7 Warga Kabupaten Bogor Meninggal Dalam Sehari

    Khofifah menambahkan lumbung pangan, sosialiasi dan penerapan protokol kesehatan yang baik di kampung ini menjadi hal yang layak dijadikan rujukan kampung lain.

    Termasuk tata cara pemulasaraan jenazah yang juga menjadi bagian edukasi ke masyarakat. Menurut Khofifah, edukasi yang baik ke masyarakat akan meminimalisir adanya penolakan warga terhadap jenazah masyarakat yang terinfeksi covid-19.

    "Yang ingin kami pesankan, mulai hari Minggu tanggal 17 Mei 2020 hingga tanggal 30 Mei 2020, kawasan Malang Raya akan menerapkan PSBB, maka pesan kami, mari bagi seluruh warga untuk saling bekerja sama menyatukan tekad supaya penyebaran mata rantai penularan covid-19 bisa kita hentikan bersaa. Tak hanya di Malang Raya bahkan di Jawa Timur," jelasnya.

    Dalam kunjungannya, Khofifah memperagakan prosesi pemulasaraan jenazah oleh Paguyuban Jasa Makam. Dengan sigap dan menganut protokol kesehatan pemulasaraan jenazah, petugas Peguyuban Jasa Makam kampung tangguh Narubuk memperagakan proses memandikan jenazah hingga mengkafani dan memasukkan ke dalam peti.

    Apa yang diinisiasi oleh warga kampung tangguh kampung Narubuk Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun ini mendapatkan apresiasi dari Gubernur Khofifah. Secara khusus ia menyebut bahwa kampung tangguh Narubuk layak menjadi percontohan bagi kampung lain di Jawa Timur.

    Bukan sekedar kampung biasa, Kampung Tangguh Narubuk ini menginisiasi warga kampungnya dengan gerakan tangguh bencana termasuk bencana non alam, pandemi covid-19.

    Kampung Tangguh Narubuk menjadi salah satu role model inisiatif dan partisipatif warga kampung yang digagas bersama Universitas Brawijaya (UB), TNI-Polri dan juga Pemkot Malang dalam melawan pandemi covid-19.

    Kampung Tangguh Narubuk tersebut tepatnya berada di RW 02 Kelurahan Sukun Kecamatan Sukun Kota Malang. Narubuk, yang tak lain ejaan ala arek Malang dari kata Kuburan, memiliki beberapa inovasi dalam pandemi covid-19.

    Mereka mewujudkan kemandirian pangan dengan mendirikan lumbung pangan tingkat RW. Digerakkan oleh ibu-ibu PKK, dan warga setempat untuk membantu warga terdampak covid-19, lumbung pangan ini menerima bantuan sembako dari para donatur untuk didistribusikan kepada warga RW yang terdampak.

    "Yang kemudian kami catat secara rinci dan kami display di lumbung pangan siapa saja yang menyumbang dan kepada siapa saja kami menyalurkan, semuanya kami catat dan display sebagai bentuk transparansi," kata Ketua RW 2 Srinayu Setyaningsih.

    Lumbung pangan tersebut menyediakan sembako mulai beras, minyak goreng hingga gula. Stok lumbung pangan di sana disebut bisa bertahan untuk tiga bulan ke depan.

    Tak hanya soal lumbung pangan, di kampung tangguh ini, warganya juga diajak sadar akan kewaspadaan menghadapi pandemi covid-19. Di setiap sudut kampung Narubuk sudah tersedia tempat cuci tangan dengan air mengalir dan juga menggunakan sabun.

    Warganya juga sudah tertib mengenakan masker jika keluar rumah. Dan para petugas kampung juga aktif mengingatkan warganya untuk tidak keluar rumah kecuali dalam keadaan yang memang mendesak.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id