Perawat Positif Covid-19 Meninggal Dalam Kondisi Hamil

    Antara - 18 Mei 2020 21:32 WIB
    Perawat Positif Covid-19 Meninggal Dalam Kondisi Hamil
    Ilustrasi: Medcom.id
    Surabaya: Rumah Sakit Royal Surabaya membenarkan salah satu perawatnya yang tengah hamil dinyatakan meninggal. Perawat itu terinfeksi covid-19 (korona), video kematiannya viral di media sosial. 

    "Benar video itu adalah perawat kami. Tadi dapat informasi meninggal sekitar pukul 10.50 WIB di RSAL (Rumah Sakit Angkatan Laut)," ujar Juru Bicara Covid-19 RS Royal Surabaya Dewa Nyoman Sutanaya saat dikonfirmasi, Senin, 18 Mei 2020.

    Dari data-data klinis, penyebab meninggalnya perawat tersebut terindikasi mengarah ke covid-19. Perawat itu sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut dr Ramelan Surabaya.

    "Kalau itu dari informasi medis, kalau saya rasa benar dan tidaknya, nanti RSAL yang menjelaskan. Dari kami dugaan ke arah sana secara klinis. Pasti dan tidaknya dari RSAL, karena RSAL yang merawat lanjutan," ucapnya.

    Mengenai kondisi perawat yang sedang hamil, Dewa juga membenarkannya, tapi dirinya tidak mengetahui pasti usia kehamilan perawat tersebut.

    "Iya (hamil). Pastinya saya tidak tahu (usia kandungan), tapi sekitar trimester dua awal. Tapi, kalau sedang hamil sih, iya, benar hamil," katanya.

    Dewa memastikan perawat bernama Ari Puspita itu tidak bertugas menangani pasien covid-19 sebelumnya. Karena seorang tenaga kesehatan yang sedang hamil tidak boleh bertugas menangani pasien covid-19.

    "Iya perawat sini. Bukan (khusus menangani pasien corona). Perawat yang di luar tim korona, karena kan tidak boleh ada yang hamil," katanya.

    Pihak RS Royal belum mengetahui sumber penularan perawat itu. Pasalnya, perawat itu tidak menangani pasien covid-19. 

    "Dugaan awal terpapar, bermacam-macam. Dari rumah bisa, risiko kerjaan bisa, kami tidak bisa menduga-duga. Nanti tracing-nya biarkan teman-teman Dinas Kesehatan yang melakukan karena punya porsi masing-masing. Kalau kami dugaan kena dari mana masih terlalu luas," tuturnya.

    Sementara mengenai adanya penyakit penyerta, Dewa menjelaskan, sejauh ini pihaknya belum mendapat informasi karena hanya mendapat informasi kondisi kehamilan pasien.

    "Yang kami tahu dia sedang hamil. Tapi secara keilmuan memang orang hamil lebih rentan (terpapar korona). Beliaunya tidak dirawat di ruang isolasi, tapi disendirikan. Sudah ada protokol seperti itu," katanya.



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id