18 Kecamatan di Kabupaten Bogor Rawan Longsor

    Rizky Dewantara - 21 Februari 2020 16:29 WIB
    18 Kecamatan di Kabupaten Bogor Rawan Longsor
    Proses pencarian korban longsor di Sukajaya, Bogor, Jawa Barat. (Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara)
    Bogor: Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Dede Armansyah, menyebut 18 dari 40 kecamatan di wilayahnya rawan longsor.

    "Kabupaten Bogor memang memiliki potensi bencana alam cukup tinggi. Terutama longsor di 18 kecamatan," kata Dede, Jumat, 21 Februari 2020.

    Sejumlah kecamatan yang berpotensi terjadi bencana longsor adalah Tanjungsari, Sukamakmur, Cisarua, Ciawi, Cijeruk, dan Megamendung. Lalu di Kecamatan Cigombong, Tamansari, Tenjolaya, Pamijahan, Leuwiliang, Cigudeg, Nanggung, Jasinga, Sukajaya, Babakan Madang, dan Citeureup.

    "Rawan longsor di 18 kecamatan itu karena secara geografis kontur tanahnya sebagian besar berada di ketinggian atau daerah perbukitan," bebernya.

    Tak hanya itu, jumlah desa yang berpotensi terjadi bencana alam juga cukup banyak. Dari 418 desa, 200 desa di antaranya rentan terdampak bencana hidrometeorologi.

    "Potensi bencana hampir menyeluruh ke semua wilayah. Makanya saya kira seluruh elemen masyarakat perlu melakukan tindakan pencegahan dan kesiapsiagaan mengurangi risiko bencana," kata dia.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id