Ratusan KK di Penajam Paser Utara Masih Mengungsi Pascarusuh

    Antara - 17 Oktober 2019 19:18 WIB
    Ratusan KK di Penajam Paser Utara Masih Mengungsi Pascarusuh
    Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
    Penajam: 366 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, masih mengungsi setelah unjuk rasa yang dilakukan sekelompok orang di Pelabuhan Penyeberangan Penajam yang berujung rusuh pada Rabu, 16 Oktober 2019. Aksi sekelompok orang di Pelabuhan Penyeberangan Penajam itu menuntut denda adat kepada pelaku penikaman dalam perkelahian. 

    Sedikitnya terdata 158 unit rumah dan sekolah Madrasah Ibtidaiyah yang berada di Gang Buaya RT 6, 7 dan 8 Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam terbakar, serta sejumlah fasilitas umum juga dirusak.

    "Kami data sekitar 366 kepala keluarga yang rumahnya terbakar saat terjadi unjuk rasa itu masih mengungsi," kata Kepala Subbidang Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Nurlaila di Penajam, Kamis, 17 Oktober 2019.

    Nurlaila menjelaskan korban kebakaran saat terjadinya unjuk rasa mengungsi di pos pengungsian Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dan mengungsi di rumah kerabat.

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara bersama instansi terkait mendirikan posko penanganan, serta pos-pos pelayanan lainnya dampak setelah unjuk rasa yang berujung rusuh tersebut.

    Pos-pos yang didirikan BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara bersama instansi terkait lainnya tersebut antara lain, pos kesehatan, pelayanan dapur umum dan pos logistik.

    Selain 158 rumah terbakar, terdata sekolah Madrasah Ibtidaiyah dan satu loket pembelian tiket di pelabuhan klotok juga terbakar, serta 10 kios dengan kondisi rusak.

    Suasana Kabupaten Penajam Paser Utara saat ini semakin kondusif setelah unjuk rasa yang dilakukan sekelompok orang yang berujung rusuh tersebut.

    Aktivitas Pelabuhan Penyeberangan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara sudah beroperasi normal kembali seperti biasanya, yang sebelumnya sempat terganggu karena peristiwa itu.

    Sedangkan aktivitas belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah, SD Negeri 001, SD Negeri 025 dan SMP Negeri 1 Penajam yang berada dekat dengan lokasi kerusuhan diliburkan sementara waktu.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id