Pemprov Jateng Diminta Serius Menangani Pencemaran Bengawan Solo

    Nur Soli - 29 November 2019 15:00 WIB
    Pemprov Jateng Diminta Serius Menangani Pencemaran Bengawan Solo
    Sejumlah masyarakat membersikan sampah Sungai Bengawan Solo di Kampung Sewu, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/10/2019). ANTARA FOTO/Maulana Surya
    Solo: Angggota Komisi C DPRD Blora bersama Dinas Kesehatan dan Lingkungan Hidup, serta PDAM Tirta Amerta sidak ke titik aliran air Bengawan Solo yang tercemar limbah. Dalam sidak tersebut mereka memastikan kondisi air dengan mengambil sampel air dan melihat kadar air yang bewarna hitam.

    Ketua Komisi C DPRD Blora, Subroto, mengatakan kondisi air Bengawan Solo saat ini tidak laik.

    "Harapan kami pemerintah provinsi segera turun tangan karena awalnya bukan dari kami, tetapi dari Hulu. Kita menerima dampak terbesar, sudah sulit air. Pemerintah provinsi segera turun tangan sehingga bahan baku PDAM Blora segera terwujud dengan baik." kata Subroto di Solo, Jumat, 29 November 2019.

    Ketua Komisi C DPRD Blora tersebut mengingatkan bahwa kondisi Kabupaten Blora sangat sulit air. Aliran air sungai Bengawan Solo merupakan satu-satunya sumber air bagi PDAM Tirta Amerta yang kerap digunakan di tiga Kecamatan di Blora.

    "Kami setelah tahu kondisi di lapangan segera bergerak ke pemerintah provinsi, syukur dapat bertemu dengan Gubernur, karena beliau selalu peduli dengan lingkungan. Sehingga Gubernur bisa turun langsung ke lapangan, bisa menindak perusahaan," jelas Subroto.




    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id