comscore

Pelindo Tanjungpinang Minta Perjalanan Antarpulau Tanpa Tes Covid-19

Antara - 22 September 2021 15:41 WIB
Pelindo Tanjungpinang Minta Perjalanan Antarpulau Tanpa Tes Covid-19
Pintu masuk Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang (Foto: ANTARA/Nikolas Panama)
Tanjungpinang: PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, meminta pemerintah mencabut persyaratan tes antigen untuk perjalanan laut antarpulau.

Asisten Manajer Pelayanan Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) PT Pelindo Tanjungpinang Raja Junjungan Nasution mengatakan, permintaan tersebut berdasarkan sejumlah pertimbangan. Seperti jumlah kasus aktif covid-19 yang sudah turun drastis dan perjalanan antarpulau dengan menggunakan kapal merupakan kebutuhan warga.
"Biaya tes antigen mencapai Rp85.000 per orang dari Tanjungpinang menuju Batam. Itu memberatkan warga. Apalagi harga satu tiket kapal cepat dari Tanjungpinang menuju Batam hanya Rp55.000, jauh di bawah biaya tes antigen," terang Raja, Rabu, 22 September 2021.

Perjalanan laut dari Tanjungpinang menuju Batam juga tidak membutuhkan waktu yang lama, hanya sekitar sejam sudah sampai ke tujuan.

Baca juga: Ganjar Minta Digelar Tracing Klaster Sekolah di Purbalingga

Raja menyebut salah satu penyebab terjadi penurunan jumlah penumpang di Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura yakni persyaratan tes antigen. Beragam alasan warga mengurungkan niatnya untuk melakukan perjalanan antarpulau lantaran harus tes antigen, seperti biayanya tinggi, dan khawatir positif covid-19," terangnya.

Akibatnya, dalam setahun terakhir, jumlah penumpang antarpulau di Pelabuhan Sri Bintan Pura turun 50 persen dari 1.500 orang per hari. Penurunan jumlah penumpang berdampak buruk pada pendapatan Pelindo Tanjungpinang.

"Kami memahami secara jelas tes antigen itu sebagai upaya untuk mencegah terjadi penularan covid-19. Namun kondisi sekarang memungkinkan itu (tes antigen) tidak dijadikan sebagai persyaratan untuk perjalanan laut," kata Raja.

Ia menambahkan protokol kesehatan tetap dilaksanakan di pelabuhan dan di dalam kapal. Seluruh kru kapal, petugas pelabuhan dan penumpang wajib menerapkan. Kemudian jumlah penumpang di dalam kapal juga hanya 50-70 persen dari kapasitas kursi penumpang.

Baca juga: Bupati Jepara Setop PTM

"Persyaratan perjalanan laut sebaiknya cukup menunjukkan sertifikat vaksinasi. Bagi penumpang yang belum divaksin tidak boleh berangkat. Di pelabuhan juga dapat diterapkan pembayaran nontunai," ujarnya.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan persyaratan untuk perjalanan laut sudah diatur dalam ketentuan yang berlaku sesuai dengan level PPKM. Saat ini, Kepri masih berstatus senagai PPKM Level III, meski jumlah kasus aktif covid-19 tinggal 368 orang.

"Masukkan dari Pelindo Tanjungpinang akan kami sampaikan dalam rapat satgas. Mudah-mudahan ada solusi, tanpa mengurangi upaya pencegahan penularan covid-19," katanya.

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id