23 Ribu Buruh di Kabupaten Tangerang Kena PHK

    Hendrik Simorangkir - 06 Juli 2020 14:13 WIB
    23 Ribu Buruh di Kabupaten Tangerang Kena PHK
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
    Tangerang: Sebanyak 13 perusahaan di Kabupaten Tangerang, Banten, gulung tikar akibat pandemi covid-19. Ribuan buruh dari belasan perusahaan itu pun mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

    "Sudah 14 ribu lebih pekerja yang mengalami PHK dari 13 perusahaan yang bangkrut di tengah pandemi covid-19," ujar Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, Senin, 6 Juli 2020.

    Zaki mengungkapkan akan ada PHK kembali terhadap ribuan karyawan dari PT Freetrend Balaraja, Kabupaten Tangerang. 

    "Pada akhir bulan ini diprediksi ada sekitar 8.800 karyawan PT Freetrend Balaraja terkena PHK. Jadi jika ditambah dengan karyawan PT Freetrend, total pekerja yang kena PHK di Kabupaten Tangerang hampir 23 ribu orang," jelasnya.

    Baca juga: Bayi Korban Kapal Tenggelam di Pukuafu Meninggal

    Ia menuturkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang siap menampung sebanyak 15 ribu dari 23 ribu karyawan yang terkena PHK untuk diberikan bantuan sosial (bansos). Zaki meminta data pekerja terkena PHK benar dan valid agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

    "Untuk mendapatkan bansos, mereka (karyawan PHK) harus bisa menjelaskan korban PHK dari sektor mana, karena Pemkab Tangerang tidak mungkin bisa menampung semuanya," ungkap Zaki.

    Selain itu, Pemkab Tangerang juga telah menyiapkan bantuan lain bagi korban PHK yakni pelatihan atau modal usaha. Bantuan diberikan untuk menekan angka pengangguran.

    "Itu yang kita masih rumuskan sambil menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat. Jadi nanti mereka akan diberikan pelatihan dan modal untuk berwiraswasta," jelasnya. 

    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id