Pengikut Sunda Empire Berharap Dapat Uang

    P Aditya Prakasa - 07 Februari 2020 16:16 WIB
    Pengikut Sunda Empire Berharap Dapat Uang
    Petinggi Sunda Empire, yaitu Nasri Bank dan Raden Ratna Ningrum ditetapkan tersangka oleh Ditreskrimum Polda Jawa Barat. (Foto: Medcom.id/Roni)
    Bandung: Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Saptono Erlangga menyebut mayoritas pengikut Sunda Empire berharap mendapatkan uang secara instan. Polisi belum menemukan unsur penipuan yang dilakukan petinggi Sunda Empire.

    "Mereka mengikuti Sunda Empire itu kan tergiur dengan apa yang disampaikan Nasri Banks (perdana menteri Sunda Empire). Mereka berharap mendapatkan uang deposito itu setelah mengikuti Sunda Empire," kata Erlangga, Jumat, 7 Februari 2020.

    Erlangga mengatakan Sunda Empire menyatakan punya deposito Rp6,8 triliun yang disimpan di Bank Swiss. Masyarakat yang mengikuti Sunda Empire pun diimingi deposito tersebut agar ikut kelompok yang digawangi Nasri.

    Menurut dia, motif Sunda Empire tak seperti Keraton Agung Sejagat di Jawa Tengah yang meminta anggotanya untuk setor sejumlah uang. Nasri Banks cs hanya mengandalkan klaim deposito untuk menarik perhatian pengikutnya.

    "(Keraton Agung Sejagat) untuk menarik orang, mereka meminta uang dari anggota Rp2 juta setelahnya akan diberikan lebih dari itu. (Sunda Empire) enggak ada yang dirugikan secara materi," jelas dia.

    Polisi sebelumnya telah menetapkan petinggi Sunda Empire yakni Nasri Banks, Raden Ratna Ningrum, dan Ki Agung Raden Rangga Sasana, sebagai tersangka. Hingga kini pemeriksaan terhadap ketiganya masih dilakukan, termasuk kebenaran adanya uang deposito sebesar Rp6,8 triliun di Bank Swiss.



    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id