comscore

Tumpukan Sampah di Yogyakarta Berdampak pada Ekonomi dan Sosial

Ahmad Mustaqim - 11 Mei 2022 16:23 WIB
Tumpukan Sampah di Yogyakarta Berdampak pada Ekonomi dan Sosial
Gunungan sampah di Jalan Hayam Wuruk Kota Yogyakarta. Medcom.id/ Ahmad Mustaqim
Yogyakarta: Situasi darurat sampah di Kota Yogyakarta memunculkan dampak domino. Dampak penutupan akses Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Kabupaten Bantul, memengaruhi masalah ekonomi hingga sosial warga.

Misalnya gunungan sampah di sekitar Tempat Penampungan Sementara (TPS)  Jalan Hayam Wuruk, Tegal Panggung, Kecamatan Danurejan. Tumpukan sampah itu memunculkan bau tak sedap di sekitarnya. Bahkan seorang warga yang memiliki usaha warung makan menjadi tak laku jualannya.
"Biasanya (pembeli jam segini penuh, ini enggak ada orang beli," kata seorang penjual makanan, Purwanti, saat ditemui di warungnya, Rabu, 11 Mei 2022.

Baca: TPST Piyungan Diblokir, Kota Yogyakarta Darurat Sampah

Ia tak membayangkan dampak gunungan sampah berimbas pada perekonomiannya. Apalagi warteg tempat usaha Purwati hanya berjarak beberapa meter dari TPS. Bau tak sedap sampah itu menjangkau hingga sekitar 20 meter.

Purwati menyebut masih ada sejumlah pembeli datang namun tidak makan di tempat. Para pembeli yang datang memilih untuk membungkus makanan.

"Lalatnya itu (warna) ijo-ijo, makanya ini (makanan) saya tutupi," jelas Purwati.

Purwati tetap harus berdagang meski berisiko pembelinya berkurang. Ia berharap sampah bisa segera tertangani.

Seorang warga setempat, Sigit Prasetyo mengatakan istri dan anaknya tinggal di lokasi saudara karena tempat tinggalnya sangat dekat dengan gunungan sampah. Ia mengatakan keluarganya tidak kuasa berdampingan dengan bau tak sedap yang menyengat.

"Ini sudah dua hari ikut ke rumah saudara, ngungsi sementaralah," kata lelaki 43 tahun ini.

Ia mengatakan bau tak sedap akan lebih parah saat hujan. Air yang mengalir dari gunungan sampah mengeluarkan bau lebih menyengat. "Tadi saya ke bengkel (sebelah TPS) sampai sesak. Bikin nggak nafsu makan," ungkap Sigit.

Sebelumnya akses pembuangan sampah di TPST Piyungan dihalangi sejumlah warga sekitar lokasi sejak Sabtu, 7 Mei. Situasi itu membuat ribuan ton sampah bertebaran di sejumlah lokasi, baik di Kota Yogyakarta, Sleman, hingga Bantul.

 

(DEN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id