Anggaran Rp40 Miliar untuk Perluasan Bandara Dewandaru

    Rhobi Shani - 12 Januari 2020 15:01 WIB
    Anggaran Rp40 Miliar untuk Perluasan Bandara Dewandaru
    Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, tinjau bandara Dewandaru di Karimunjawa Kabupate Jepara, Jawa Tengah, pada Sabtu, 11 Januari 2020. Dokumentasi/ istimewa
    Jepara: Kementerian Perhubungan menyiapkan anggaran Rp40 miliar untuk pembangunan perluasan terminal Bandara Dewandaru di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Pembangunan tersebut ditarget rampung pada 2022.

    "Perluasan terminal itu alokasi dari Kemenhub, sedangkan (kebutuhan) tanah dari pemda tingkat 1 dan pemda tingkat 2," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, saat meninjau Bandara Dewandaru, Sabtu, 11 Januari 2020.

    Pengerjaan perpanjangan landasan pacu dan pembangunan gedung terminal akan diusulkan dalam anggaran tahun 2021. Landasan pacu Bandara Dewandaru saat ini sepanjang 1.200 meter akan diperpanjang menjadi 1.600 meter. Terminal penumpang saat ini 220 meter persegi akan diperluas menjadi 2.800 meter persegi.

    "Angkutan darat dan laut di sini (Karimunjawa) juga akan dikembangkan," jelas Budi.

    Angkutan darat di Karimunjawa menerapkan skema buy the service dengan menggandeng swasta. Pemerintah daerah diminta untuk memetakan rute bus yang nantinya akan melayani.

    "Untuk angkutan laut, saat ini pelayanannya sudah cukup baik. Sudah ada tiga operator yang melayani penyeberangan dari dan ke Pulau Karimunjawa yaitu Pelni, ASDP, dan operator swasta secara komersial," beber Budi.

    Terpisah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara, Den Hendarko, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pendataan area tanah untuk perluasan terminal.

    "Untuk tanah nanti dari kabupaten dan provinsi. Kami masih mendata," ungkap Deni.

    Berkait transportasi darat di Karimunjawa, pemerintah kabupaten sudah mengusulkan angkutan kawasan. Selain angkutan yang disiapkan setiap kapal dating, juga angkutan regular tiap-tiap jam.

    "Pemerintah daerah sudah mengusulkan baik itu lewat (Dinas) pariwisata maupun Dishub. Angkutan darat saat ini kan asih angkutan lokal," pungkas Deni.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id