Polri Sidik Dugaan Korupsi Alkes RSUD Surabaya

    Deny Irwanto - 09 Agustus 2019 10:00 WIB
    Polri Sidik Dugaan Korupsi Alkes RSUD Surabaya
    Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
    Surabaya: Bareskrim Polri melakukan penyelidikan dugaan korupsi  pengadaan alat kesehatan Cath Lab dan belanja alat kedokteran CT Scan bermerek GE (General Electronics) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mohammad Soewandhie, Surabaya.

    Dugaan korupsi yang terjadi pada 2012 ini, polisi sudah memanggil Haris Izmee yang saat itu menjabat Direktur PT GE Oprations Indonesia sebagai saksi.

    "Masih dalam proses sidik," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Jumat, 8 Agustus 2019.

    Dedi menjelaskan dalam surat panggilan Haris diperiksa pada 14 Mei 2019 lalu. Menurut Dedi pihaknya juga masih akan memeriksa sejumlah saksi lain untuk membuat terang dugaan tersebut.

    "Ya nanti ada pemeriksaan (lagi), bertahap," ungkap Dedi.

    Dugaan mark up harga tersebut mencuat saat pengadaan alkes berupa CT Scan dan Cath Lab sekitar Rp31 miliar di RS dr Soewandhie yang diduga dimainkan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Surabaya, oleh pihak principle (perusahaan pendukung), yang membawa dua perusahaan, yakni PT Dian Graha Elektrika (pemenang lelang CT Scan) dan PT PT Enseval Putera Megatrading.Tbk (pemenang lelang Cath Lab).

    Kecurigaan terjadinya mark up kali pertama dicuatkan oleh pihak PT Singo Malar melalui surat sanggahan atas kemenangan PT Dian Graha Elektrika, yang menuding ada indikasi pengaturan pemenang lelang dalam proyek alkes RS dr Soewandhie.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id