3 Orang Jadi Tersangka Kericuhan Demo UU Ciptaker di Medan

    Antara - 09 Oktober 2020 15:31 WIB
    3 Orang Jadi Tersangka Kericuhan Demo UU Ciptaker di Medan
    Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)
    Medan: Polda Sumatra Utara menetapkan tiga tersangka terkait kericuhan aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di halaman Gedung DPRD Sumatera Utara. Polda Sumbar sebelumnya menangkap 243 orang, dari aksi yang berujung bentrokan tersebut.
     
    "Tiga ditetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, di Medan, Sumut, Jumat, 9 Oktober 2020.
     
    Tiga orang yang ditetapkan tersangka karena kedapatan membawa klewang dan terduga pelaku pembakaran mobil Waka Rumkit Bhayangkara Medan di Jalan Sekip, Medan Petisah.
     
    "Untuk keseluruhan di Sumut ada 253 orang yang diamankan. Sebanyak 9 orang di antaranya di Labuhan Batu, 1 orang di Tapsel dan 243 orang di Medan," ungkapnya.
     
    Baca: UU Ciptaker Beri Kemudahan Pelaku Usaha Desa, Begini Cara Kerjanya

    Tatan menyebutkan, dari jumlah pedemo yang ditangkap di Kota Medan itu, 16 di antaranya merupakan anak di bawah umur. Selain itu, 32 orang di antaranya terindikasi sebagai kelompok Anarko.
     
    Akibat dari bentrokan tersebut, kata Tatan, 34 personel polisi terluka. Kemudian empat kendaraan rusak terdiri dari tiga mobil polisi dan satu mobil pelat merah. 

    "Saat ini pemeriksaan masih dilakukan di Polda Sumut," ujarnya.
     
    Sebelumnya, unjuk rasa penolakan RUU Cipta Kerja di halaman Gedung DPRD Sumatera Utara, pada Kamis, 8 Oktober 2020 berujung ricuh. Sejumlah fasilitas umum turut dibakar dan dirusak massa. 

    (LDS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id