55 Calon Penumpang Tak Diizinkan Naik Kereta Api di Stasiun Malang

    Daviq Umar Al Faruq - 16 Mei 2021 10:00 WIB
    55 Calon Penumpang Tak Diizinkan Naik Kereta Api di Stasiun Malang
    Ilustrasi stasiun kereta api. Dokumentasi/ Daop 8 Surabaya.



    Malang: Sebanyak 55 orang calon penumpang kereta api tak lolos persyaratan pada masa peniadaan mudik di Stasiun Malang, Kota Malang, Jawa Timur, periode 6-15 Mei 2021. Pelarangan tersebut untuk mencegah penyebaran covid-19.

    "Untuk keberangkatan Stasiun Malang, penumpang yang tidak lolos rata-rata tidak membawa surat izin," kata Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Minggu, 16 Mei 2021.

     



    Baca: Menhub Tinjau Kesiapan Pelabuhan Gilimanuk Antisipasi Jumlah Penumpang

    Pada periode 6-17 Mei 2021, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan Kereta Api Jarak Jauh hanya bagi pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non mudik sesuai Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 dan Surat Direktur Jenderal Perkeretaapian Nomor HK.701/1/10/DJKA/2021 pada 30 April 2021.

    Masyarakat yang diperbolehkan menggunakan kereta api adalah pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non mudik. Yaitu untuk bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh 1 (satu) orang anggota keluarga, dan kepentingan non mudik tertentu lainnya yang dilengkapi surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah setempat.

    Selain persyaratan surat izin perjalanan tertulis, para pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non mudik juga tetap diharuskan menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 24 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api.

    Petugas akan melakukan verifikasi berkas-berkas persyaratan saat boarding di stasiun. Jika ditemukan calon penumpang yang berkasnya tidak lengkap atau tidak sesuai, maka penumpang tidak diizinkan untuk naik kereta api dan tiket akan dibatalkan.

    "Kami menjamin proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dilakukan dengan teliti, cermat, dan tegas. Karena KAI berkomitmen memberikan layanan transportasi yang sehat, nyaman serta selamat," jelas Luqman.

    Sementara itu keberangkatan penumpang di Stasiun Malang pada periode 6-15 Mei 2021 terpantau lengang atau tidak terdapat lonjakan. Terdapat 2 kereta api yang beroperasi dengan total penumpang sekitar 900 orang dengan rincian penumpang yang lolos sebanyak 845 orang dan yang tidak lolos sebanyak 55 orang.

    Selama masa tesebut, PT KAI Daop 8 menyiapkan 676 tempat duduk dari 2 KA penumpang jarak jauh non mudik yang beroperasi pada 6-17 Mei 2021 dengan pembatasan okupansi maksimal 70 persen dari ketersediaan tempat duduk keseluruhan pada setiap rangkaian.

     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id