Jalur Puncak-Cianjur Tertutup untuk Bus dan Truk

    Antara - 30 April 2021 19:22 WIB
    Jalur Puncak-Cianjur Tertutup untuk Bus dan Truk
    Jaur Ciloto-Puncak, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, longsor dan amblas(ANTARA/Ahmad Fikri) .



    Cianjur: Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, tertutup bagi kendaraan besar mulai dari truk hingga bus, selama penanganan longsor dan amblasnya bahu jalan di kawasan Ciloto-Puncak. Perbaikan ditargetkan selesai sebelum Lebaran 2021.

    Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Meilawaty, mengatakan larangan tersebut sudah berlaku mulai Jumat, 30 April 2021 hingga penanganan longsor yang terjadi di kawasan Ciloto-Puncak tuntas diselesaikan.

     



    "Jalur Puncak-Cianjur, tertutup dari kendaraan besar seperti truk dan bus, untuk kendaraan berat tersebut akan diarahkan ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi, karena ditakutkan selama perbaikan dan penanganan longsor susulan dapat terjadi kalau kendaraan berat masih melintas," kata Meilawaty, melansir Antara, Jumat, 30 April 2021.

    Untuk mengantisipasi kendaraan berat melintas di jalur tersebut, pihaknya telah mendirikan dua pos penjagaan di Kawasan Bundaran Lampu Gentur-By Pass Cianjur dan Pos Pengamanan di Segar Alam-Puncak Pass. Kendaraan yang memaksakan melintas akan diputar arah.

    Baca: Jalur Puncak-Cianjur di Desa Ciloto Longsor

    Sedangkan upaya perbaikan jalan amblas terbawa longsor di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, langsung dilakukan Balai PURP Binamarga. Target penanganan dan perbaikan tuntas setelah Idulfitri.

    "Sehingga selama proses berjalan kendaraan berat dilarang melintas," terangnya.

    Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI, Heri Suko, mengatakan penanganan terlebih dahulu dengan membuat saluran air yang tidak berfungsi dengan baik, sehingga menyebabkan longsor dan amblasnya bahu jalan nasional di kawasan Ciloto-Puncak.

    "Kita akan fokuskan pembuatan saluran air yang menyebabkan terjadinya longsor karena saluran tidak dapat menampung air dengan baik. Nomor satu kita akan perbaiki saluran serapan air, agar tidak kemana-mana terlebih dapat melimpah hingga pemukiman warga," katanya.

    Pihaknya menargetkan proses perbaikan dapat selesai sebelum Lebaran. Namun pihaknya memprediksi proses penanganan dapat tuntas 100 persen setelah lebaran.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id