Korban Mafia Tanah di Sumut Mengadu ke Kapolri

    Antara - 12 November 2015 22:49 WIB
    Korban Mafia Tanah di Sumut Mengadu ke Kapolri
    Ilustrasi
    medcom.id, Jakarta: PT Bumi Mansyur Permai (BMP) yang menjadi korban aksi penyerobotan tanah oleh mafia di Sumatra Utara dengan modus pemalsuan sertifikat tanah, meminta pelindungan ke Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

    “Kami meminta perlindungan hukum kapolri atas aksi penyerobotan tanah seluas 15 hektare milik kami di Kecamatan Medan Selayang dan Sunggal,” kata Direktur Utama PT BMP, Marthin Sembiring, seperti dilansir Antara, Kamis (12/11/2015).

    Ia meminta Kapolri turun tangan menuntaskan kasus mafia tanah yang sedang ditangani Polda Sumut. Saat ini sudah ada 13 tersangka. “Saya lebih khawatir lagi kalau kasus itu dihentikan penyidikannya (SP3) hingga nantinya mereka akan semakin menjadi-jadi sebagai mafia tanah,” katanya.

    Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara menemukan kejanggalan terkait perubahan peruntukan tanah seluas 170.000 meter persegi yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal dan di Kelurahan Padang Bulan, Selayang I, Medan Selayang.

    Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung saat masih dijabat Setia Untung Arimuladi pernah mengaku memonitor kasus yang ditangani Kejati Sumut itu.

    Sementara itu, kuasa hukum PT BMP, Zakaria Bangun mengaku pihaknya sudah mengirimkan surat perlindungan hukum juga kepada Presiden Joko Widodo. “PT BMP sudah mengirimkan surat permohonan perlindungan hukum dari presiden,” tambahnya.
     
    Isi permintaan perlindungan dari Presiden Joko Widodo itu adalah meminta menindak mafia tanah yang merambah hutan lindung, menyerobot tanah negara, dan menyerobot tanah masyarakat. Surat tersebut ditembuskan di antaranya ke Wakil Presiden, Kapolri, Kejagung, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN.



    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id