comscore

Waspada! Longsoran Material Vulkanik Gunung Api Ile Lewotolok

Antara - 13 Juni 2022 12:09 WIB
Waspada! Longsoran Material Vulkanik Gunung Api Ile Lewotolok
Gunung Api Ili Lewotolok mengeluarkan material vulkanik erupsi di Kabupaten Lembata, NTT, Minggu (29/11/2020). ANTARA FOTO/Aken Udjan/KH.
Lembata: Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur mengimbau masyarakat mewaspadai terjadinya longsor dari puncak gunung Ile Lewotolok akibat semakin banyaknya material yang menumpuk di mulut kawah gunung itu.

"Saya sudah kirim surat ke camat di dua kecamatan yang desa-desanya berpotensi terkena bencana gunung api, agar mengimbau warganya agar mewaspadai longsoran dari puncak gunung," kata PJS Bupati Lembata Marsianus Jawa dari Lembata, Senin, 13 Juni 2022.
Ia mengingatkan kepada para camat agar memberitahukan kepada para kepala desa agar waspada jika terpantau di puncak gunung mulai gelap disertai hujan. Karena dikhawatirkan muncul longsor yang bisa saja berakibat pada munculnya awan panas yang diakibatkan oleh hujan lebat di puncak gunung.

Marsianus sudah memantau langsung serta melihat pos pemantau gunung Ile Lewotolok untuk mendapatkan informasi terkait bahaya dari gunung itu.

"Kita sudah antisipasi. BPBD sudah siap dan pada dasarnya kita sudah siap jika terjadi hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Baca: Material Erupsi Gunung Ile Lewotolok Berpotensi Meluap, Warga Diimbau Waspada

Saat ini adalah masih ada beberapa warga di sejumlah desa yang berpotensi terdampak longsoran enggan untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Sehingga ujar dia pemerintah berusaha mencari cara terbaik agar warga bisa terhindar dari longsoran akibat meluapnya aliran lava.

Sebelumnya, Pos Pemantau Gunung Api Ile Lewotolok di Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, melaporkan material di puncak kawah gunung Ile Lewotolok semakin bertambah dan mengkhawatirkan.

"Saat ini karena kawah di puncak gunung itu cukup luas sehingga materialnya masih tertampung. Namun jika sudah penuh dan sama tinggi dengan puncak bibir gunung maka akan meluap," katanya.

Ia menjelaskan sekitar 3-5 meter lagi material letusan dan erupsi yang ada di puncak kawah gunung itu akan meluap jika ada celah di puncak gunung itu. Stanis menyebutkan ada beberapa desa yang akan terkena luapan material itu jika intensitas erupsi dan letusan disertai material terus terjadi.

Sejumlah desa itu seperti desa Lewotolok, desa Bungamuda, Waowala dan desa Riangbao. Karena itu, masyarakat di sejumlah desa itu perlu waspada.


(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id