comscore

Sepekan Rob Tak Kunjung Surut, Warga Pesisir Pekalongan Terserang Penyakit

Media Indonesia - 30 Juni 2022 12:56 WIB
Sepekan Rob Tak Kunjung Surut, Warga Pesisir Pekalongan Terserang Penyakit
Dampak banjir rob, pengungsi bertambah. Foto: Dok/Metro TV
Pekalongan: Banjir di Pekalongan hampir sepekan belum juga surut, warga mulai kesulitan
beraktivitas. Pemerintah Kota Pekalongan mengerahkan mesin pompa air untuk mengeringkan banjir akibat air laut pasang (rob) dan tanggul jebol tersebut.

Hingga saat ini banjir akibat rob dan tanggul jebol masih merendam beberapa wilayah di pesisir Kabupaten dan Kota Pekalongan Ketinggian air 30-50 sentimeter membuat warga kesulitan
beraktivitas keluar masuk rumah.
Air yang kotor dan menimbulkan aroma tidak sedap menjadikan warga di beberapa kawasan yakni Pekalongan Utara, Pekalongan Barat, Tirto mulai terserang penyakit gatal-gatal, demam, masuk angin, kembung dan lainnya.

"Banyak warga di sini terserang penyakit, karena setiap hari harus terendam banjir," ujar Slamet,55, warga Pasirsari, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Kamis, 30 Juni 2022.
 
Baca: Pengungsi Bertambah Akibat Dampak Banjir Rob Pekalongan

Setiap hari ketinggian banjir hanya berkurang berkurang lima sentimeter dan hingga saat ini ketinggian air masih 30-50 sentimeter, bahkan warga yang dekat dengan pantai terpaksa keluar masuk kampung menggunakan perahu.

Selain kesulitan tersebut, lanjutnya, warga juga mulai kesulitan ekonomi karena ketersediaan sembako menipis akibat tidak dapat bekerja. Pasalnya, sebagian besar warga bekerja sebagai perajin batik dan nelayan.

"Warga tidak dapat mengerjakan batik, karena tempat yang basah juga tidak ada tempat jamur," imbuhnya.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid sebelumnya mengatakan dalam rangka mengatasi banjir yang masih merendam beberapa wilayah tersebut selain terus berupaya memperbaiki tanggul Sungai Meduri yang jebol sepanjang 30 meter, juga mengerahkan pompa air.

Selain pompa air yang sudah terpasang, juga ditambah pompa air portable yang ditempatkan secara mobile.

"Kita juga telah salurkan bantuan sembako dan kerahkan tenaga kesehatan dari Puskesmas terdekat serta obat-obatan untuk warga yang sakit," imbuhnya.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id