comscore

Banjir Rendam Kecamatan Benda Kota Tangerang

Hendrik Simorangkir - 18 Januari 2022 23:00 WIB
Banjir Rendam Kecamatan Benda Kota Tangerang
Banjir sedalam 60 sentimeter rendam wilayah Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Selasa, 18 Januari 2022. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir
Tangerang: Banjir sedalam 60 sentimeter rendam wilayah Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Penyebab banjir tersebut lantaran intensitas hujan hingga kondisi saluran yang berada di bawah tol JORR II tidak memadai untuk menampung debit air.

"Penyebabnya akibat drainase yang berada di bawah Tol JOR II tak memadai. Akibatnya air meluap ke jalan dan pemukiman warga, ditambah intensitas hujan juga," kata Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin, Selasa, 18 Januari 2022.
Baca: Dinkes Jatim Tunggu Info dari ITD Unair Terkait Covid-19 Lokal

Sachrudin menuturkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah menyampaikan kondisi itu ke pengelola tol PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) melalui surat resmi. Namun tak ada respon yang diberikan meskipun kondisinya tersebut nantinya akan berimbas ke wilayah di Kecamatan Benda.

"Dan hingga akhirnya terjadi seperti pada hari ini (banjir). Kita harap PT JKC bisa melakukan penanganan yang masuk dalam areanya dengan membuat saluran air lebih besar lagi," jelasnya.

Camat Benda, Achmad Suhaely, menuturkan telah ada survei dari pihak PT JKC bersama Dinas PUPR dan Bappeda Kota Tangerang untuk mengatasi saluran air tersebut. Hanya belum ada tindak lanjut dari penanganan itu, sehingga setiap hujan dengan intensitas tinggi, terjadi banjir di bawah tol JORR II yang menghambat lalu lintas.

"Saluran air yang berada persis dibawah tol JORR II ini tersumbat, karena kondisinya yang kecil.  Sehingga ketika hujan dengan intensitas tinggi, terjadi luapan. Kami sudah sampaikan kepada pihak JORR, namun baru survei dan belum ada penanganan lanjutan," ungkap Achmad.

Achmad menambahkan pihaknya mencatat terdapat 18 titik wilayah yang tersebar di empat kelurahan, terdampak banjir dengan ketinggian mulai dari 20-60 sentimeter, akibat luapan dari saluran air yang berada di bawah tol JORR II.

"Kami catat ada 18 titik yang terdampak dari luapan air akibat saluran air ini. Titik genangan tersebut di wilayah Belendung, Jurumudi Baru, Jurumudi dan Benda," ujarnya.

Saat ini, kata Achmad, pihaknya telah menyiapkan gedung olahraga (GOR) di Kecamatan Benda sebagai lokasi pengungsian guna mengantisipasi curah hujan tinggi turun kembali.

"Untuk antisipasi jika air belum surut dan hujan kembali turun, ada di GOR," bebernya.

 

(DEN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id