Johannes Merasa Laporannya tak Ditindaklanjuti Polisi

    Farhan Dwitama - 22 Mei 2017 11:31 WIB
    Johannes Merasa Laporannya tak Ditindaklanjuti Polisi
    Surat laporan ke Polda Metro Jaya atas tindakan penyerobotan dan Pemaksaan dengan kekerasan pada Januari 2017 -- MTVN/Farhan Dwitama
    medcom.id, Tangerang: Johannes, 60, melaporkan anak dan menantunya ke Polres Metro Tangerang karena kasus penyerobotan tanah dan pemaksaan dengan kekerasan. Namun, sudah lima bulan laporan Johanes tak kunjung ditindaklanjuti Kepolisian.

    "Saya hanya bisa pasrah, laporan saya sepertinya tidak ditanggapi polisi," kata Johannes di Tangerang, Banten, Senin 22 Mei 2017.

    Johannes dan anak serta menantunya memang sempat berperkara dalam kasus penggelapan tiga sertifikat tanah. Kasus ini masih bergulir di Pengadilan Negeri Tangerang. Belum rampung, ketiganya kembali berseteru terkait lahan di Desa Blendung, Kecamatan Benda, Tangerang, Banten.

    "Saya menduga ada sesuatu. Laporan sejak Januari, sampai saat ini lahan yang bersengketa itu masih diduduki preman. Masa polisi kalah sama preman. Padahal, katanya mau berantas premanisme," cetus Johannes.

    Johannes berharap, polisi mau menindaklanjuti laporan. "Buktikan kalau pemberantasan premanisme itu bukan hanya jargon polisi. Itu lahan sedang bersengketa, harusnya dipasangi police line dan berstatus quo. Tidak bisa orang lain yang tidak dalam sengketa itu menduduki lahan seenaknya," ujar dia.

    Terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Arlon Sitinjak membantah tudingan Johannes. Menurutnya, penyidik Polres Metro Tangerang saat ini tengah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

    "Tidak ada pengabaian, itu sedang berproses. Sekarang sedang kami mintakan klarifikasi dari masing-masing pihak yang bersengketa," ucap Arlon.

    Arlon memastikan, kasus tersebut saat ini dalam tahap  penyelidikan. "Ini berbeda dengan kasus pidana pencurian. Jadi, ada tahapan-tahapn yang sekarang sudah berjalan," terangnya.

    Terkait keberadaan preman yang disebut Johannes menduduki lahannya, Arlon mengaku tidak mengetahuinya. Ia mengatakan, akan menanyakan hal itu kepada penyidik.



    (NIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id