Ribuan Pemudik Telah Masuk Jawa Tengah

    Media Indonesia.com - 04 Mei 2021 10:24 WIB
    Ribuan Pemudik Telah Masuk Jawa Tengah
    Mi/Supardji Rasban Bus Antarkota Antar Provinsi (AKAP) melintas di gerbang tol (GT) Brebes Timur/ Brexit.



    Jakarta: Pemudik dini yang memasuki Jawa Tengah terus bertambah. Berdasarkan aplikasi jogo tonggo, jumlah pemudik yang telah masuk ke Jawa Tengah mecapai 2.800 orang.

    "Saya perintahkan untuk lakukan operasi yustisi, tracking, testing dan isolasi agar tidak sampai terjadi penyebaran akibat meningkatnya jumlah pemudik dini," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada mediaindonesia,com, Selasa, 4 Mei 2021.






    Gelombang pemudik yang pulang kampung tampak menaiki kereta api jarak pendek, bus umum, angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP), kapal laut dan angkutan kota serta angkutan perdesaan.

    Baca: Warga NTB Diizinkan Mudik Lokal

    Seperti di Demak, petugas berhasil menghentikan sebuah mobil pikap yang dimodifikasi dengan kerudung di bak belakang dengan nomor polisi B 9448 WAG, membawa 11 orang pemudik dari Tangerang dengan tujuan Madura, Jawa Timur.

    "Kendaraan menyalahi ketentuan dikenai sanksi tilang dan sebelas penumpang diperiksa rapid," ujar Kepala Satuan Lalulintas Polres Demak AKP Fandy Setiawan.

    Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setyawan Dwiantoro mengatakan, pemudik dini yang sudah kembali di daerahnya mencapai 4.174 orang. Tidak menutup kemungkinan akan semakin banyak lagi hingga waktu larangan mudik tiba.

    Baca: Mudik Dilarang, KAI Hanya Layani Penumpang Perjalanan Mendesak

    Sedangkan di Jepara, Bupati Dian Kristiandi mengungkapkan di daerahnya sudah ada sekitar 2.000 pemudik dini yang pulang ke kampung halaman.

    "Jika ditemukan ada terkena covid-19 langsung saya perintahkan isolasi agar tidak terjadi penyebaran lebih besar," imbuhnya.

    Kedatangan warga dari luar daerah juga terjadi di Batang dan Kudus. Dari pantauan kepolisian setempat, sudah banyak warga dari luar melakukan mudik lebih awal.

    Kemudian, di Kabupaten Kendal, sejak 22 April hingga sekarang sudah 400 orang masuk ke Kendal. Kemudian di Batang ada 340 warga dari luar telah masuk.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id