5 Tenaga Kesehatan di Tangsel Meninggal Akibat Covid-19 Selama 2020

    Farhan Dwitama - 13 Januari 2021 13:07 WIB
    5 Tenaga Kesehatan di Tangsel Meninggal Akibat Covid-19 Selama 2020
    ilustrasi Medcom.id
    Tangerang: Tiga dokter dan dua petugas medis yang bertugas di Rumah Sakit umum dan swasta Tangerang Selatan, meninggal akibat keganasan covid-19 sepanjang 2020. Tenaga kesehatan tersebut diduga terpapar covid-19 saat bertugas di masing-masing tempat kerja.

    "Dua bermukim di Tangsel dan satu praktek di Jakarta dan merupakan anggota Ikatan Dokter Indoneska (IDI) Tangsel," kata Ketua IDI Tangsel, Imbar Umar Ghazali, saat dikonfirmasi, Rabu, 13 Januari 2021

    Baca: Vaksinasi di Banyumas Diundur

    Imbar mengatakan berpesan dengan adanya nakes yang meninggal akibat virus korona tersebut membuktikan bahwa paparan virus ini membahayakan semua lapisan kelompok masyarakat. Sehingga masyarakat juga diminta lebih disiplin dan waspada atas penyebaran virus tersebut.

    "Kalau ditanya pesan, bahwa covid ini ada dan tidak main-main dan tidak memilih atau tidak tebang pilih korbannya. Masyarakat yang ekonominya ada, sampai ada banget, dokter umum sampai spesialis juga mati, banyak. Kemudian setiap nakes, tolong diperhatikan perlindungan diri saat bertugas," ungkap Imbar.

    Dia menjelaskan di luar tenaga dokter, tenaga kesehatan seperti perawat yang bertugas di sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) di Tangsel juga dikabarkan meninggal.

    Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Tangsel, mencatat dua anggotanya meninggal akibat terkonfirmasi positif covid-19 dalam kurun waktu yang sama.

    "Ada dua anggota kami di Tangsel. Kalau yang terpapar ada sekira 80 orang atau 2 persen dari 4 ribu anggota perawat yang terdaftar di kami. Mereka sudah sembuh," jelas Ketua PPNI Tangsel, Karyadi.

    Karyadi menjelaskan selama organisasinya kesulitan memperoleh data perawat yang terpapar covid-19 sebab tidak semua anggota perawat mau melaporkan atau mengisi data saat tracing kontak.

    "Setiap ada yang terpapar kita lakukan maping dan tracing. Kadang-kadang ada yang mengisi atau malah tidak. Alasannya saya nggak tahu, mungkin males isi data," jelasnya.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id