Otak Penyerangan Mahasiswa UMI Diburu

    Muhammad Syawaluddin - 14 November 2019 20:45 WIB
    Otak Penyerangan Mahasiswa UMI Diburu
    Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Adnas, di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis 14 November 2019. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin.
    Makassar: Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar mendalami kasus pembunuhan Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI), AF, 19. Polisi memburu dalang peristiwa tersebut. 

    Wakapolda Sulsel Brigjen Adnas mengatakan dua orang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Salah satunya merupakan otak penyerangan. 

    "Intinya kami masih kejar yang berinsial L yang perannya mengumpulkan dan melakukan pengejaran (terhadap AF dan kawan-kawan)," katanya, di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis 14 November 2019.

    Pihaknya telah memeriksa belasan saksi untuk mencari informasi terkait kasus tewasnya mahasiswa semester akhir Fakultas Hukum UMI itu. Tim dari Polrestabes Makassar masih mencari pelaku yang terlibat. 

    Adnas mengimbau mahasiswa UMI tidak terprovokasi dengan kejadian yang menewaskan AF. Hal itu untuk menghindari jatuhnya korban.

    "Saya mengimbau mahasiswa untuk tidak melakukan hal-hal yang merugikan. Saya berharap ini yang terakhir," jelasnya.

    Seorang Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, AF, 21, meninggal setelah diserang orang tidak dikenal di dalam kampus, di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan. 

    Peristiwa bermula saat AF tengah berkumpul dengan rekannya di sebuah kafe di dalam kampus. Sebanyak 20 orang tidak dikenal tiba-tiba datang menyerang AF dan kawannya dengan senjata tajam. 

    Polisi telah menangkap tiga orang diduga menjadi eksekutor AF. Tiga orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. 



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id