Ikahi Desak Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Hakim PN Medan

    ant - 02 Desember 2019 19:41 WIB
    Ikahi Desak Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Hakim PN Medan
    Ilustrasi - Medcom.id.
    Jakarta: Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (PP Ikahi) mendesak kepolisian mengungkap dugaan pembunuhan terhadap hakim PN Medan Jamaluddin. Jamaluddin ditemukan tewas di sebuah jurang di Kabupaten Deliserdang, Sumut, Jumat, 29 November 2019. 

    Ketua Umum Ikahi Suhadi mengatakan Ikahi tidak akan mencampuri penyelidikan yang sedang dilakukan kepolisian. Ikahi menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik untuk mengungkap kasus ini dan selanjutnya diproses menurut ketentuan hukum yang berlaku. 

    "Kami tidak akan mencampuri wewenang dari Polri," kata Suhadi di Gedung Mahkamah Agung,
    Jakarta, Senin, 2 Desember 2019. 

    Selanjutnya apabila diperlukan keterangan, anggota Ikahi, terutama yang berada di sekitar Medan, akan kooperatif untuk membantu terungkapnya kasus itu. Dari keterangan yang dihimpun, baik dari PN Medan mau pun
    kepolisian, terdapat bekas jeratan di leher almarhum Jamaluddin yang ditemukan di dalam mobil pribadinya. 

    Sementara pada Minggu 1 Desember 2019, Kepala Polda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menegaskan kematian Hakim Pengadilan Negeri Medan, yang juga menjabat Humas Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin, diduga kuat akibat dibunuh 'orang dekat'.

    Namun, ia tidak merinci lebih lanjut pihak yang dimaksud dengan orang dekat untuk
    kepentingan penyelidikan. Tim forensik pun disebutnya masih melakukan uji laboratorium terhadap cairan lambung korban untuk mengetahui kondisi korban sebelum meninggal.    

    Ada pun Jamaluddin yang bertempat tinggal di Medan, dikebumikan di tempat kelahirannya di Gampong Nigan, Kecamatan Seunagan, Nagan Raya, Sabtu, 30 November 2019 setelah sebelumnya diautopsi di RS Bhayangkara, Medan.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id