Tahanan di Malang Kabur Menggunakan Gergaji

    Daviq Umar Al Faruq - 11 Desember 2019 11:53 WIB
    Tahanan di Malang Kabur Menggunakan Gergaji
    Ilustrasi ruang tahanan Polresta Malang Kota, Jawa Timur, Rabu, 11 Desember 2019. Medcom.id/ Daviq Umar Al Faruq
    Malang: Empat tahanan yang kabur dari rumah tahanan (rutan) Polresta Malang Kota pada Senin, 9 Desember 2019 menggunakan gergaji. Fakta tersebut didapat dari pengakuan Adrian Fairi alias Ian, salah satu tahanan kabur yang sudah ditangkap.

    "Gergaji ini hasil keterangan dari yang bersangkutan ini (Adrian) dari Sokip," kata Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Simarmata, saat dikonfirmasi, Rabu, 11 November 2019.

    Leonardus menjelaskan selain Adrian, ada tiga tahanan lain yang melarikan diri dari rutan, yakni Sokip Yulianto, Nur Cholis, Bayu Prasetyo. Berdasarkan pengakuan Adrian, ide awal untuk kabur dari rutan berasal dari Sokip.

    Leonardus kembali mengatakan berdasar pengakuan Adrian, Sokip mendapat gergaji dari dalam kotak roti yang dikirim oleh pengunjung.

    "Tapi kita masih dalami. Kan ini kan masih keterangan dari satu pihak ya. Belum kita klarifikasi nanti dengan tersangka yang lainnya," jelas Leonardus.

    Padahal kata Leonardus setiap petugas melakukan pengecekan terhadap barang yang dikirim oleh pengunjung. Leonardus memastikan bakal menindak tegas petugas yang lalai dalam melakukan penjagaan.

    "Untuk petugas yang lalai kita proses dan sudah kita periksa dan kita akan proses sidang disiplin yang bersangkutan. Tiga orang yang berjaga saat itu, ada unsur kelalaian, masih kita dalami," ungkap Leonardus.

    Sebelumnya empat tahanan di rutan Polresta Malang Kota melarikan diri, Senin 9 Desember 2019, sekitar pukul 01.30 WIB. Keempat tahanan kasus narkoba yang kabur ini antara lain Sokip Yulianto, Nur Cholis, Bayu Prasetyo, dan Andrian.

    Mereka diduga melarikan diri dengan cara memanjat ruang jemuran yang ada di rutan dengan mengunakan kain yang disambung dan diikat menyerupai tali. Para tahanan keluar rutan dengan mengergaji atap rutan yang terbuat dari teralis besi.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id