Rekonstruksi Sate Beracun di Bantul, Pelaku Aduk Bumbu Sate dengan Sianida

    Ahmad Mustaqim - 07 Juni 2021 13:28 WIB
    Rekonstruksi Sate Beracun di Bantul, Pelaku Aduk Bumbu Sate dengan Sianida
    Salah satu rekonstruksi adegan saat tersangka NA memasukkan racun sianida ke makanan sate. Medcom.id/ahmad mustaqim



    Bantul: Suara sesenggukan menahan tangis tampak dari NA, tersangka kasus pembunuhan dengan racun sianida. NA menjalani rekonstruksi adegan pembunuhan di Mapolres Bantul, Yogyakarta, Senin, 7 Juni 2021. 

    NA menjalani rekonstruksi sekitar 20 adegan. Adegan itu mulai dari memesan racun sianida, pesan sate, membeli paket jajan pasar, hingga membuang pakaian yang sempat ia kenakan. 

     



    Dalam adegan itu menunjukkan NA sempat menukar sepeda motor Vario dengan Beat putih dengan saksi bernama Agus. Adegan itu ada di nomor 14 dan 15. 

    Selain itu, NA sempat membuang pakaian gamis dengan memasukkannya ke dalam plastik. Ia membuang pakaian itu setelah melakukan semua tindakannya, dari pesan racun hingga meminta pengemudi ojek online, Bandiman, mengirim paket makanan mengandung racun sianida untuk anggota Polresta Yogyakarta, Iptu Tomi. 

    Baca: Jalani Rekonstruksi Sate Bersianida, Tersangka Menangis

    Sayang, paket makanan itu salah sasaran. Sate mengandung racun itu justru membuat anak pengemudi ojek online, inisial FNB, tewas tak lama usai memakan sate. Istri Bandiman, Titik Rini sempat dirawat intensif di RSUD Kota Yogyakarta. Adegan NA membuang pakaian gamis ini ada di adegan nomor 20. 

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bantul, Ajun Komisaris Ngadi, mengatakan, sejumlah rekonstruksi adaegan menunjukkan adanya temuan baru. Salah temuan baru yakni NA membuang gamis. 

    "NA membuang gamis dengan cara memasukkan ke dalam plastik," ujar Ngadi setelah rekonstruksi.

    Selain itu, kata Ngadi, polisi juga mengetahui bumbu sate diaduk dengan sendok usai dituangkan ke dalam bungkus makanan. Bumbu dan sate itu kemudian dimakan NFB dan Titik Rini. 

    "Jika nanti ada tersangka (baru) akan dilakukan rekonstruksi ulang," ujarnya. 


    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id