Pihak Sekolah Akan Diperiksa Soal Dugaan Perundungan MS

    Daviq Umar Al Faruq - 01 Februari 2020 21:54 WIB
    Pihak Sekolah Akan Diperiksa Soal Dugaan Perundungan MS
    Polisi berbindang dengan orang tua MS di rumah sakit di Kota Malang, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)
    Malang: Polresta Malang Kota Jawa Timur masih menyelidiki dugaan perundungan terhadap pelajar SMPN 16 Malang, MS, 13. Polisi akan meminta keterangan pihak sekolah. 

    "Mungkin dari guru-guru atau kepala sekolahnya," Kapolresta Malang Kota, Kombes Leonardus Simarmata, Sabtu 1 Februari 2020.

    Selain pihak sekolah, polisi juga berencana memanggil sejumlah orang tua murid. Sejauh ini, baru ibu dan paman korban yang dimintai keterangan. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) yang bakal ambil bagian.

    "Ini kasus anak, jadi kita tetap menghormati hak-hak dari anak. Mungkin kita yang nangani Unit PPA, jadi polwan yang melakukan pemeriksaan. Kalau perlu kita datangi, tidak perlu dipanggil ke kantor," ujarnya. 

    Leonardus mengatakan polisi juga telah melakukan visum terhadap MS. Hingga kini, polisi belum menyimpulkan ada tidaknya perundungan terhadap MS.

    "Jadi saat ini kita masih dalam tahap penyelidikan. Karena kita belum bisa nanti menyentuh kepada para saksi yang ada di sekolah, termasuk juga nanti murid-murid yang terlibat dalam peristiwa ini," ungkapnya.

    Polisi bakal mengacu Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dalam menangani korban dan pelaku. Namun, bila terbukti ada perundungan, pelaku juga bakal kena pidana.

    "Untuk pasalnya akan kita kenakan 80 ayat 2 karena ini luka berat, ancaman 5 tahun denda Rp100 juta," pungkasnya.

    Salah seorang siswa SMPN 16 Kota Malang, Jawa Timur, MS, 13, harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Lavalette, Kota Malang, Jawa Timur. Siswa kelas VII itu diduga menjadi korban perundungan.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id