Anak Krakatau Bergolak dan PSBB di Wilayah Penyangga

    Medcom - 12 April 2020 13:38 WIB
    Anak Krakatau Bergolak dan PSBB di Wilayah Penyangga
    Penampakan erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: ANTARA-BNPB)
    Jakarta: Jelang akhir pekan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis letusan Gunung Anak Krakatau, pada Jumat malam, 10 April 2020 pukul 22.35 WIB. Selama sekitar dua jam, kolom abu setinggi 500 meter bergolak memecah keheningan malam.

    "Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 2.284 detik," jelas keterangan mengutip laman magma.esdm.go.id.

    Dentuman diduga berasal dari erupsi gunung di Selat Sunda itu, bahkan terdengar di sekitar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Selengkapnya, di sini.

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahkan menyebut letusan berlangsung berkali-kali hingga Sabtu pagi, 11 April 2020. 

    "Letusan berlangsung sampai pagi pada pukul 05.44 WIB," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo. Selengkapnya, di sini.

    Tak cuma letusan Anak Krakatau, selama sepekan, daerah juga diwarnai beragam peristiwa. Utamanya, perkembangan kasus penyebaran virus covid-19.

    Upaya menekan penularan virus korona memasuki babak baru dengan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Bermula di DKI Jakarta, kebijakan itu berimbas pada lima wilayah penyangga di Jawa Barat.

    Di Depok, misalnya, sejumlah polisi berjaga di wilayah yang berbatasan dengan DKI Jakarta. Jalan Raya Parung, Jalan Layang UI arah Jakarta Selatan, Jalan Raya Bogor, dan Perbatasan Cileungsi, diawasi ketat.

    "Penyekatan kita lakukan pada empat titik perbatasan tersebut, tiap titik diisi Petugas gabungan. Untuk Polres Metro Depok, diturunkan 12 personel Satlantas," kata Kasatlantas Polres Metro Depok, Kompol Sutomo, saat dikonfirmasi, Jumat, 10 April 2020. Selengkapnya, di sini.

    Lebih lanjut. Kementerian Kesehatan pun akhirnya menyetujui rencana penerapan PSBB di wilayah penyangga DKI Jakarta, tepatnya di Bekasi, Bogor dan Depo, Jawa Barat. Pemerintah daerah pun berencana memberlakukan kebijakan itu pekan depan. Selengkapnya, di sini.

    Pandemik covid-19 tak hanya membuat wilayah perbatasan mendapatkan perhatian khusus. Virus korona juga memutus pendapatan mayoritas warga yang berpenghasilan harian, imbasnya pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi hampir di semua daerah yang terjangkit.

    Ribuan karyawan terkena PHK bahkan puluhan ribu pegawai terpaksa dirumahkan. Sejumlah industri seperti pariwisata dan perhotelan pun menutup operasional hingga pandemik covid-19 mereda. Selengkapnya, di sini.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id