Pemkot Yogyakarta Sebut Covid-19 di Malioboro Bukan Klaster

    Ahmad Mustaqim - 15 September 2020 15:45 WIB
    Pemkot Yogyakarta Sebut Covid-19 di Malioboro Bukan Klaster
    Ilustrasi--PKL di kawasan Malioboro, Yogyakarta. (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)
    Yogyakarta: Kasus penularan covid-19 di Malioboro, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), bertambah. Setelah kasus konfirmasi positif pertama pada 4 September 2020, kasus bertambah enam. 

    Kasus pertama berasal dari pedagang kaki lima (PKL) Malioboro. Dalam status positif terkonfirmasi covid-19, yang bersangkutan meninggal dan dimakamkan di Kulon Progo. Total jumlah kasus hasil penelusuran dari PKL itu sebanyak 10. 

    "Enam kasus baru merupakan kontak erat (dengan PKL pertama terkonfirmasi positif covid-19). Ada sesama pedagang dan keluarga," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Selasa, 15 September 2020.

    Baca juga: Airin Segera Tindak Balap Lari Liar di Tangsel

    Heroe mengatakan, penambahan jumlah kasus penularan itu belum bisa disebut klaster karena masih generasi pertama. Ia mengatakan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta masih melanjutkan proses penelusuran orang-orang yang sempat kontak erat. 
     

    Halaman Selanjutnya
    "Orang yang kontak erat dites…
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id