Pemkot Surabaya Siap Buka Lagi Jalan Rungkut Menanggal

    Antara - 02 Agustus 2020 19:26 WIB
    Pemkot Surabaya Siap Buka Lagi Jalan Rungkut Menanggal
    Petugas gabungan berjaga di Jalan Rungkut Menanggal, Surabaya, Jawa Timur. (Foto: ANTARA/Didik Suhartono)
    Surabaya: Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, siap membuka kembali Jalan Raya Rungkut Menanggal, Kecamatan Rungkut, yang ditutup terkait pandemi covid-19 sejak Jumat, 5 Juni 2020.

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pengaktifan lagi Jalan Raya Rungkut Menanggal sebagai bagian dari relaksasi ekonomi bagi masyarakat.

    "Saya membuka ini supaya masyarakat bisa aktif kembali dengan usahanya. Jadi mohon untuk dipatuhi jangan terjadi hal yang tidak diinginkan," katanya, Minggu, 2 Agustus 2020.

    Untuk mendukung upaya itu, Risma memastikan bakal terus mengembangkan protokol kesehatan yang sudah ada seperti membuat protokol di bengkel, serta kawasan perdagangan. Ia pun akan membagikan peralatan-peralatan baik di pasar maupun pertokoan.

    "Akan saya tata itu. Saya beri tirai plastik, nampan untuk transaksi. Kemudian wastafel di titik-titik keramaian. Saya berharap nanti kita bisa menata pasar seperti pasar-pasar yang lain," ujarnya.

    Baca juga: Kemarau, Warga Diimbau Utamakan Air Bersih untuk Konsumsi

    Risma meminta agar warga mengoptimalkan peran Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo untuk menekan angka penyebaran. Ia juga berpesan kepada camat serta jajaran terkait untuk terus melakukan pendampingan dan pemantauan.

    "Mohon untuk saling mengingatkan satu sama lain. Apalagi sudah ada Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo dijaga jaraknya. Kalau ada pembeli yang tidak menggunakan masker boleh tidak dilayani," tegas dia.

    Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Surabaya Arif Fahtoni sebelumnya mengatakan sempat didatangi sejumlah warga Rungkut Menanggal dengan membuat petisi agar jalan itu dibuka lagi.

    Ia mengatakan Jalan Raya Rungkut Menanggal merupakan perbatasan Kota Surabaya dengan Kabupaten Sisdoarjo yang selama ini cukup ramai. Bahkan, lanjut dia, di kawasan tersebut banyak berdiri usaha milik warga setempat.

    "Tapi semenjak jalan itu ditutup, perekonomian warga terhenti. Makanya warga datang ke gedung DPRD Surabaya dengan membuat petisi itu," imbuh dia.v


    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id