Angka Kesembuhan Covid-19 di DIY Mendekati 50 Persen

    Ahmad Mustaqim - 19 Mei 2020 22:38 WIB
    Angka Kesembuhan Covid-19 di DIY Mendekati 50 Persen
    ilustrasi Medcom.id
    Yogyakarta: Pasien terjangkit virus korona (covid-19) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dinyatakan sembuh bertambah. Juru Bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, mengatakan persentase angka kesembuhan saat ini hampir mendekati 50 persen.

    "Laporan kasus sembuh hasil pemeriksaan dua kali negatif sebanyak 5 kasus, sehingga jumlah kasus sembuh menjadi 95 kasus. Jumlah kasus covid-19 saat ini sebanyak 206," kata Berty saat dihubungi, Selasa, 19 Mei 2020.

    Baca: PSBB di Kota Bandung Diperpanjang

    Berty menjelaskan lima kasus yang sembuh tersebut warga dari Kabupaten Sleman dan Bantul. Rinciannya ada tiga warga Bantul, yakni kasus 103, perempuan 50 tahun; kasus 116, perempuan 27 tahun; dan kasus 165, perempuan 38 tahun. Sementara, dua warga Sleman sembuh yakni kasus 105, perempuan 67 tahun; dan kasus 150, perempuan 42 tahun.

    Menurut Berty terus bertembahkan angka kesembuhan bila dilihat secara klinis tidak menunjukkan adanya pemberatan atau dengan penyakit penyerta. Ia menyebut kondisi pasien yang dirawat dalam keadaan ringan sampai sedang.

    "Hal ini mungkin menjadikan kesembuhan lebih cepat. Kondisi di rumah sakit pasien secara klinis sudah sembuh, tetapi karena harus dilakukan test laboratorium dengan hasil dua kali negatif secara berturut-turut. Maka harus menunggu hasil test agar dapat dinyatakan sembuh," ungkap Berty.

    Selain itu, ia melanjutkan, sebagian pasien saat ini berstatus orang tanpa gejala (OTG). Berty memperkirakan hal itu jadi salah satu penyebab bertambahnya angka kesembuhan.

    Berty juga menyampaikan, ada penambahan enam pasien positif covid-19. Tiga empat pasien di antaranya dari Gunungkidul, yakni perempuan 11 tahun; laki-laki 54 tahun; laki-laki 55 tahun; san laki-laki 49 tahun. Dua sisanya yakni perempuan 25 tahun warga Bantul dan laki-laki 71 tahun warga Sleman.

    "Tembahan kasus ini berasal dari klaster Indogrosir, jemaah tabligh di Gunungkidul, dan gereja (Gereja Protestan Indonesia bagian Barat/GPIB)," katanya.

    Pihaknya juga menyampaikan ada tiga pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal. Dua di antaranya telah diambil sampel swab; laki-laki 43 tahun warga Gunungkidul dan laki-laki 81 tahun warga Bantul. Adapun satu PDP meninggal belum diambil swab, laki-laki 75 tahun warga Kota Yogyakarta.

    Data terkini Selasa, 19 Mei, 206 kasus terdiri 95 sembuh, 8 meninggal, dan sisanya dirawat. Jumlah PDP 1.322 orang dan ODP 6.102 orang.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id