365 Tenaga Medis Bekasi Jalani Tes Massal Korona

    Antonio - 25 Maret 2020 18:52 WIB
    365 Tenaga Medis Bekasi Jalani Tes Massal Korona
    Sejumlah petugas medis sedang menjalani pemeriksaan darah pada tes massal covid-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu 25 Maret 2020. Istimewa
    Bekasi: Sebanyak 365 tenaga medis di Kota Bekasi mengikuti tes massal covid-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 25 Maret 2020. Mereka terdiri dari 65 analis kesehatan dan 300 tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas se-Kota Bekasi.

    Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan pihaknya menerima 2.000 alat rapid test dari Pemprov Jabar. Para tenaga medis menjadi pihak yang pertama diperiksa menggunakan alat tersebut. Hal itu lantaran para tenaga medis itu akan melakukan tes secara door to door ke rumah warga yang diduga terdampak covid-19. 

    "Tenaga medis ini dipastikan dulu kesehatannya apakah negatif atau positif sebelum memeriksa kesehatan warga secara door to door," kata Rahmat di Bekasi.

    Dia menjelaskan, proses rapid test di Kota Bekasi ditargetkan rampung pada Jumat 27 Maret 2020 sore. Pemeriksaan selanjutnya akan dilakukan pada kategori lain yang sebelumnya telah ditentukan Gubernur Jawa Barat.

    "Termasuk teman-teman Muspida yang sekarang ini giat-giatnya ke masyarakat, camat dan lain-lain, jumat sore udah selesai. Karena Sabtu pagi, saya harus bawa (hasil pemeriksaan massal) ke Bandung (Pemprov Jabar)," ujarnya.

    Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan tes massal covid-19 di beberapa kabupaten/kota. Tes masif ini diprioritaskan untuk tiga kategori warga. 

    Adapun tiga kategori warga adalah, pertama, kategori A masyarakat dengan risiko tertular paling tinggi seperti Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang baru tiba dari luar negeri, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan keluarga, tetangga dan temannya. Serta petugas kesehatan di rumah sakit yang menangani covid-19.

    Kedua, kategori B yaitu masyarakat dengan profesi interaksi sosialnya atau rawan tertular covid-19. Ketiga, Kategori C meliputi masyarakat luas yang memiliki gejala sakit yang terindikasi mengarah ke covid-19. Dugaan tersebut disertai surat rujukan dari fasilitas kesehatan, bukan self-diagnosis atau mendiagnosis diri sendiri.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id