Perusakan Tempat Belajar Agama Hindu di Banyuwangi Hoaks

    Amaluddin - 06 Februari 2020 17:57 WIB
    Perusakan Tempat Belajar Agama Hindu di Banyuwangi Hoaks
    Ilustrasi - Medcom.id.
    Surabaya: Ketua Pengempon Pura Dusun Sambirejo, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sudarsono, memastikan tidak ada perusakan di Pasraman Purwa Dharma enam (tempat belajar agama Hindu). Dia menegaskan informasi perusakan tidak benar.

    "Tidak ada perusakan tempat. Beritanya tidak benar. Memang benar ada orang masuk ke Pasraman, tapi sepertinya cuma anak kecil yang masuk mencoret-coret papan tulis dan meja tulis. Juga ada buku tulis yang diacak. Jadi berita yang ada tidak sesuai dengan kenyatannya," kata Sudarsono, dikonfirmasi, Kamis, 6 Februari 2020.

    Sudarsono mengajak umat Hindu dan warga tidak menanggapi informasi tempat belajar agama Hindu dan kitab suci dirusak. Ia menegaskan kabar tersebut hoaks.

    "Kami tegaskan selaku ketua Pura bahwa warga Dusun Sambirejo baik-baik saja. Kerukunan dengan umat di kiri dan kanan terjalin rukun, baik itu dengan umat Islam, maupun Kristen. Kami semuanya rukun, damai," ujar Sudarsono.

    Senada, pendidik Pasraman Purwa Dharma enam, Gatot Witoyo, mengakui ada orang yang masuk ke Pasraman melalui jendela yang tidak terkunci. Kejadian tersebut diketahui pengurus Pura sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu, 29 Januari 2020.

    "Itu bukan perusakan. Ada buku tulis dicecer lalu dicoret-coret. Meja dan papan tulis dicoret dengan kapur. Sebagian kitab suci yang ditaruh di lemari diturunkan. Seperti diacak-acak anak kecil saat main begitu. Kalau perusakan kan hancur itu lemari dan papan tulis," jelasnya.

    Sementara itu, Camat Bangorejo, Taufik, menegaskan tidak ada perusakan di Pasraman Purwa Dharma enam. Taufik telah mengecek lokasi kejadian.

    "Umat Hindu, Muslim, Kristen, dan semuanya berdampingan rukun di daerah kami. Setiap hari juga bercengkerama bersama," ujarnya.

    Sebelumnya, sempat beredar informasi perusakan Pasraman Purwa Dharma 6 di Kecamatan Bangorejo dirusak. Pasraman merupakan tempat belajar anak-anak Hindu tentang keagamaan yang biasanya dibuka satu pekan sekali.





    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id