31 Tahun Hilang Kontak di Arab, Carmi Disambut Tangis Bahagia

    Ahmad Rofahan - 10 April 2020 20:00 WIB
    31 Tahun Hilang Kontak di Arab, Carmi Disambut Tangis Bahagia
    Ilyas (Ayah Carmi), merangkul Carmi, yang baru tiba di rumahnya.
    Cirebon: Setelah menjalani rapid test dengan hasil nigatif Covid-19, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Blok Kalibangka Desa Rawurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Carmi, 49 tiba di rumah orang tuanya, Jumat 10 April 2020.

    Carmi yang baru pulang setelah 31 tahun di Arab Saudi itu, disambut tangis bahagia oleh keluarganya. Mata ayah Carmi, Ilyas, 87 dan Ibunya, Warnia, 66 tampak berkaca dan meneteskan air mata mereka saat menyambut dan memeluk anak pertamanya itu.

    Tak hanya keluarga Carmi yang menanti kedatangannya sejak pagi, tapi puluhan warga sekitar pun tampak antusias berdatangan untuk melihat Carmi. Polisi dan TNI sempat membubarkan kerumunan wrga yang berkerumun mengawal kedatangan Carmi untuk mencegah penyebaran covid-19.

    "Alhamdulillah, akhirnya kamu (Carmi, Red.) pulang juga, Nak," ujar Ilyas sambil memeluk anak perempuan kesayangannya itu.

    Baca: Carmi TKW Asal Cirebon Negatif Covid-19

    Sambil menggandeng anaknya masuk ke rumah, Ilyas dan Warniah pun tampak masih meneteskan air mata kebahagian mereka.

    Paman Carmi, Sofiyuddin, menjelaskan setelah selesai dipreiksa kesehatan di bandara, ia bersama rombongan menuju Cirebon. Tiba di Cirebon, langsung dilakukan rapid test di Center Covid-19 Kabupaten Cirebon, di SOR Watubelah Sumber sekitar Pukul 10.15 WIB.

    "Rapid test selesai sekitar Pukul 11.20 WIB dan alhamdulillah kata petugas hasilnya negatif dari korona," kata Sofiyuddin.

    Pria yang akrab disapa Sofi ini melanjutkan, meski dinyatakan negatif dari covid-19, sesuai dengan arahan dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cirebon, keponakannya akan melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

    Seperti diketahui, Carmi sudah 31 tahun berada di Arab Saudi, ia bekerja sebagai asisten rumah tangga. Carmi hilang kontak dengan keluarga puluhan tahun dan baru ditemukan oleh KBRI Riyadh pada Agustus 2019 lalu, yang diawali dengan ramainya pemberitaan hilangnya Carmi.

    Carmi merupakan warga asal Blok Kalibangka, Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. Anak pertama dari pasangan suami istri Ilyas (87 tahun) dan Warniah (66 tahun). Carmi berangkat menjadi TKW di Arab Saudi pada 1988 dan baru bisa pulang hari ini untuk pertama kalinya.

    Meski sudah ditemukan oleh KBRI Riyadh Arab Saudi pada 28 Agustus 2019 lalu, Carmi dan keluarganya harus bersabar karena majikan Carmi belum bisa melunasi hutang untuk membayar asisten rumah tangganya itu selama 31 tahun bekerja. Dan Sekarang baru bisa pulang.

    (ALB)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id