comscore

Orang Tua Persoalkan Leher dan Lengan Bayi Putus saat Persalinan, Ini Respons Rumah Sakit

MetroTV - 13 Mei 2022 10:38 WIB
Orang Tua Persoalkan Leher dan Lengan Bayi Putus saat Persalinan, Ini Respons Rumah Sakit
Tangkapan layar Metro TV
Bulukumba: Seorang bayi dilahirkan dengan kondisi leher dan lengan terputus di RSUD Bulukumba, Sulawesi Selatan. Kondisi bayi asal Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale, tersebut bahkan dipenuhi jahitan di bagian lengan dan lehernya. Mutmainah dan Harbit selaku orang tua bayi menyesalkan mengapa bayi tersebut harus dilahirkan dengan kondisi mengenaskan. 

"Diusahakan dilahirkan secara normal. Jadi (saat proses persalinan) istilahnya dia dipaksa atau ditarik. Setelah kepalanya sudah keluar, menyangkut di bahu. Sampai tiga orang yang menarik,” kata Harbit dalam tayangan Primetime News, Metro TV, Kamis, 12 Mei 2022. 
Pihak RSUD Bulukumba mengaku proses persalinan sudah sesuai prosedur. Pasalnya, bayi tersebut diketahui sudah meninggal dunia dua hari sebelum persalinan. Maka, kondisi leher dan lengan patah saat proses persalinan merupakan hal yang wajar karena otot-otot bayi sudah lembek sehingga saat ditarik dapat terputus. 

Baca: Pesan Obat Online, 2 Wanita di Bantul Aborsi Kandungan

Pihak rumah sakit juga mengatakan bahwa kondisi bayi tersebut bahkan sudah membengkak dan mulai membusuk sehingga proses melahirkan menjadi semakin sulit. 

"Otot sudah rapuh semua. Bayinya juga susah dilahirkan karena sudah membengkak badannya. Kita lihat di fotonya, perut sudah membengkak juga. Itulah yang buat dia terhambat,” kata Direktur RSUD Bulukumba, dr Rizal. 

Sementara itu, pihak keluarga semula meminta agar pasien dioperasi. Namun, pihak dokter lebih memilih untuk melahirkan pasien secara normal demi keselamatan ibunya. (Fatha Annisa)

(UWA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id