comscore

Ratusan Sarjana Katolik Mengheningkan Cipta Atas Kepergian Buya Syafii

Media Indonesia - 27 Mei 2022 17:21 WIB
Ratusan Sarjana Katolik Mengheningkan Cipta Atas Kepergian Buya Syafii
Buya Syafii Maarif. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Denpasar: Ratusan sarjana Katolik berdoa dengan sangat khusyuk atas kepergian Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafi'i. Mereka yang tergabung dalam Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Indonesia menghentikan berbagai rapat yang sedang berlangsung dalam Musyawarah Nasional (Munas) di Hotel Ina Heritage Denpasar.

Doa dan mengheningkan cipta dipimpin langsung oleh Sekjen ISKA Indonesia Joanes Joko. Doa berlangsung sangat khusyuk dan hening. Beberapa anggota malah sampai menitikkan air mata.
"Mari kita hentikan semua kegiatan dan agenda kita. Kita persembahkan doa secara khusus bagi arwah Buya Syafi'i Ma'arif yang telah meninggalkan kita untuk selamanya. Semoga amal baik beliau dapat diterima di sisiNya," ajak Joko di Denpasar, Jumat, 27 Mei 2022.

Menurut Joko, Indonesia kehilangan seorang guru bangsa, tokoh nasional yang sangat dicintai oleh rakyat. Karya dan pemikiran Buya Syafi'i Ma'arif sangat dikenal di republik ini.

Baca: Presiden: Buya Syafii Kader Terbaik Muhammadiyah

"Hari ini Indonesia kehilangan seorang pemikir, seorang guru bangsa, seorang tokoh yang menjadi teladan generasi muda Indonesia. Hari ini kami ISKA Indonesia sangat merasa kehilangan figur pemersatu bangsa. Kami berdoa khusus bagi perjalanan tokoh kami yang hari
ini telah dipanggil Sang Khalik. Semoga amal ibadahnya diterima di sisiNya," ujarnya.

Selain di area Munas ISKA, Joko juga meminta kepada seluruh peserta yang hadir, dan seluruh jajaran pengurus ISKA baik di pusat, provinsi dan kabupaten di Indonesia agar ikut melakukan hal yang sama yakni mendoakan Buya Syafi'i Ma'arif.

Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii Maarif wafat dalam usia 86 tahun pada Jumat, 27 Mei pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah, Gamping, Kabupaten Sleman.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu sempat mengalami sesak napas. Pada Sabtu, 11 Mei tokoh besar tersebut dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Gamping, Sleman, Yogyakarta, untuk mendapatkan perawatan.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id