comscore

1 Kasus Omicron di Tangsel Usai Perjalanan dari Amerika

Farhan Dwitama - 11 Januari 2022 14:54 WIB
1 Kasus Omicron di Tangsel Usai Perjalanan dari Amerika
ilustrasi. dokumentasi/ Antara
Tangerang: Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mencatat hanya ada satu dari empat warganya yang terkonfirmasi positif covid-19 usai melakukan perjalanan dari Amerika Serikat.

"Kasus covid-19 varian Omicron di kota Tangsel, sebanyak 4 kasus positif Omicron. 1 kasus berasal dari perjalanan luar negri dan tranmisi lokal," jelas Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Alin Hendarlin, saat dikonfirmasi, Selasa, 11 Januari 2022.

 



Baca: Nyaris Tewas, Pria Kediri Tembakan Senapan Angin ke Kepala karena Depresi

Dia menjelaskan satu warganya yang terkonfirmasi Omicron karena melakukan perjalanan luar negeri adalah seorang wanita berusia 34 tahun. Sebelumnya wanita tersebut terbang ke Amerika Serikat sejak 3 Desember 2021 dan kembali ke Indonesia pada 22 Desember 2021.

"Langsung pulang dan transit ke Dubai tanggal 21 Desember. Selama 11 jam hanya di lingkungan Bandara Dubai dan tiba di Soekarno Hatta tanggal 22 dengan hasil Swab PCR negatif," jelas Alin.

Karena hasil tes negatif itu, WNI asal Tangsel itu kemudian menjalani karantina di Hotel kawasan Thamrin, Jakarta, selama 10 hari. Namun pada hari ke 9 isolasi di hotel itu wanita WNI tersebut malah positif covid-19 dari hasil tes Swab PCR tertanggal 30 Desember.

"Dikarenakan pihak hotel tidak menerima karantina yang positif Swab PCR, maka dirujuk ke RS Ciputra Garden, Dekat bandara Soekarno Hatta pada 31 Desember 2021 dijemput dengan Ambulans. Di RS Ciputra Green Garden, rencana isolasi selama 10 hari dan sampai saat ini pasien masih karantina di RS tersebut," ungkapnya.

Sementara di luar satu wanita warga Tangsel itu, Dinkes Tangsel, juga menerima laporan adanya 3 kasus transmisi lokal yang dipastikan positif varian Omicron.

"2 di antaranya merupakan suami istri yang tidak ada riwayat perjalanan luar negri, pasien tersebut awalnya kontak erat dari pasien positif dari salah satu rekan kerjanya. Dari hasil swab keluarganya diketahui istri positif PCR dengan varian Omicron," jelas Alin.

Kasus selanjutnya adalah pria berusia 60 tahun dengan tidak memiliki riwayat perjalanan luar negri. Awalnya pasien mengeluh panas dingin kemudian pada 30 Desember 2021 pasien dites RDT Antigen dengan hasil positif.

"Kemudian pada 4 Januari 2022 diswab di RS Pelni Jakarta Pusat. Tracing terus kami lakukan sampai saat ini, mengingat yang bersangkutan banyak melakukan aktivitas. Artinya kita harus melihat 14 hari sebelum pasien dinyatakan positif untuk menemukan siapa saja kontak erat dengan pasien di antara nya di lingkungan tempat kerja," ujar Alin.

(DEN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id