Gubernur Aceh Serahkan DIPA dan TKDD Rp48,9 Triliun

    Fajri Fatmawati - 28 November 2020 15:42 WIB
    Gubernur Aceh Serahkan DIPA dan TKDD Rp48,9 Triliun
    Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyerahkan DIPA dan TKDD tahun anggaran 2021 kepada Bupati dan Wali Kota. Dokumentasi/ Istimewa
    Banda Aceh: Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian/lembaga dan daftar alokasi Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun anggaran 2021 sebesar Rp48,9 triliun.

    "Anggaran tersebut terdiri dari belanja Kementerian/lembaga sebesar Rp14,46 triliun dan TKDD sebesar Rp34,4 triliun," kata Nova di Aceh, Sabtu, 28 November 2020.

    Baca: 7 Pasien Covid-19 di Klaten Meninggal dalam Sehari

    Penyerahan DIPA dan TKDD dilakukan secara langsung kepada beberapa Satker Kementerian/lembaga dan perwakilan Pemerintah Kabupaten/Kota. Sisanya diserahkan secara daring yang diikuti oleh keseluruhan peserta secara online.

    "Ayo lakukan proses lelang sejak dokumen anggaran diterima agar pada awal Januari 2021 sudah dapat dilakukan penandatanganan kontrak dan pelaksanaan anggaran," jelasnya.

    Menurutnya anggaran harus dilaksanakan secara efektif dan akuntabel agar proses pembangunan serta pemerataan kesejahteraan di seluruh pelosok Aceh dapat terwujud dengan cepat.

    "Dalam setiap program dan kegiatan yang bakal dilaksanakan saya minta agar semaksimal mungkin memanfaatkan bahan baku dan tenaga kerja lokal. Tujuannya agar perputaran uang dan roda perekonomian Aceh dapat lebih baik," jelas Nova.

    Nova mengungkapkan dalam total anggaran DIPA tersebut Nova menjelaskan bahwa belanja Kementerian/Lembaga itu dilaksanakan oleh 778 Satuan Kerja.

    "Dengan rinciannya alokasi belanja pegawai sebesar Rp6,95 triliun, belanja barang sebesar Rp4,53 triliun, belanja modal sebesar Rp2,94 triliun, dan belanja bantuan sosial sebesar Rp37,2 miliar," bebernya.

    Alokasi pagu tersebut berasal dari sumber dana antara lain Rupiah Murni, Pinjaman Luar Negeri, Hibah Luar Negeri, Badan Layanan Umum (BLU), dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), serta penerimaan lainnya.

    "Sedangkan apabila dirinci berdasarkan kewenangan, maka alokasi anggaran untuk Kewenangan Kantor Pusat (KP) sebesar Rp.2,94 triliun, kantor daerah Rp11,1 triliun, kewenangan dekonsentrasi Rp.119,9 miliar dan kewenangan tugas pembantuan Rp241,6 miliar," ujar Nova.

    Sementara untuk Anggaran TKDD Provinsi Aceh tahun anggaran 2021 sebesar Rp34,4 triliun, terdiri dari Dana Bagi Hasil (DBH) pajak dan sumber daya alam sebesar Rp612 miliar, dana alokasi umum sebesar Rp14,5 triliun.

    Kemudian dana alokasi khusus fisik sebesar Rp2,5 triliun, dana alokasi khusus non fisik sebesar Rp3,4 triliun, dana insentif daerah sebesar Rp519 miliar, dana otsus Aceh sebesar Rp7,8 triliun, dan dana desa sebesar Rp4,9 triliun.
     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id