BPBD dan PVMBG Kaji Potensi Bencana Likuefaksi di Jatim

    Amaluddin - 27 September 2020 16:56 WIB
    BPBD dan PVMBG Kaji Potensi Bencana Likuefaksi di Jatim
    Seorang warga melintas di antara rekahan tanah yang hancur setelah gempa di Palu, Sulawesi Tengah, (Foto: AFP/Jewel Samad)
    Surabaya: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mulai mengkaji potensi ancaman bencana likuefaksi (tanah gerak) di Jawa Timur. Pengkajian dilakukan dengan menggandeng Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

    "Pengkajian dan penelitian ini menjadi langkah antisipasi deteksi dini ancaman bencana likuefaksi," kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Jatim, Gatot Soebroto, dikonfirmasi, Minggu, 27 September 2020.

    Selain itu, lanjut Gatot, deteksi dini merupakan upaya kesiapsiagaan pemerintah terhadap segala potensi bencana di Jatim. Dia berharap, penelitian bisa menjadi upaya pengurangan risiko bencana di Jatim.

    "Semua orang pasti berharap tidak ada bencana yang terjadi di sekitar kita. Karena itu kita perlu melakukan deteksi dini. Setidaknya untuk mengurangi risiko bencana, dan meminimalisir dampak yang akan ditimbulkan," terang Gatot.

    Baca: Warga Terdampak Likuefaksi Palu Mulai Tempati Huntap
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id