Polisi Tewas Tertembak di Selayar Mengaku Banyak Masalah

    Muhammad Syawaluddin - 20 Oktober 2020 19:38 WIB
    Polisi Tewas Tertembak di Selayar Mengaku Banyak Masalah
    Ilustrasi. Medcom.id
    Makassar: Anggota Polres Selayar Bripda Miftahul ditemukan meninggal dengan luka tembak di dada. Sebelum ditemukan tewas, korban sempat mengaku banyak masalah. 

    Kasat Reskrim Polres Selayar Iptu Syaifuddin mengatakan, sebelum ditemukan meninggal di musalah, Bripda Miftah sempat melakukan salat Azhar. Setelah itu Miftah menuju ke ruang tahanan. 

    "Salah seorang tahanan itu kebetulan kenal (Miftah). Tahanan ini minta rokok, tapi, dia bilang jangankan rokok, saya ini banyak masalah," katanya, di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 20 Oktober 2020.

    Setelah mondar-mandir di gedung tahanan Polres Selayar, Miftah kemudian keluar gedung tahanan. Namun, beberapa saat kemudian terdengar suara tembakan dari arah musala.

    "Dia (Miftah) bilang jangankan rokok, saya ini banyak masalah. Seandainya bisa mati, mati sekarang," ungkapnya. 

    Baca: Polisi di Selayar Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak

    Para anggota kepolisian yang saat itu mendengar suara tembakan, langsung menuju tempat kejadian perkara. Setelah tiba di musala, Miftah ditemukan tergeletak tak bernyawa dengan luka tembak di dada kiri.

    "Saat ledakan, semua anggota berlari ke sana. Ia sudah tergeletak dengan senjata di sampingnya," jelasnya.

    Syaifuddin yang saat itu ada di lokasi kejadian bersama dengan personel lainnya, kemudian membawa Miftah ke Rumah Sakit Daerah Hayyun. Namun, dokter menyatakan korban sudah meninggal.

    "Saya angkat naik di mobil menuju rumah sakit. Di rumah sakit dia sudah meninggal," jelasnya. 

    Peristiwa meninggalnya salah satu personel Polres Selayar itu masih didalami. Penyidik Polres Selayar telah melakukan olah tempat kejadian perkara. 

    Anggota kepolisian Polres Selayar, Bripda Miftahul, ditemukan tidak bernyawa di dalam musala Mapolrestabes Selayar. Ia ditemukan bersimbah darah dengan luka tembak di dada. 

    Kapolres Selayar, AKBP Temmangnganro Machmud, mengatakan pihaknya masih  melakukan pendalaman peristiwa tersebut. Untuk saat ini, pihaknya masih fokus dalam pengurusan kepulangan jenazah ke kampung halaman. 

    "Benar, masih kami dalami peristiwanya, sementara kami dan keluarga korban fokus pada pengurusan jenazah Almarhum," katanya. 

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id