Banjir Bandang Menewaskan Lima Warga di Flores Timur

    Medcom - 04 April 2021 11:17 WIB
    Banjir Bandang Menewaskan Lima Warga di Flores Timur
    Kondisi desa di Flores Timur usai diterjang banjir bandang, Minggu dini hari, 4 April 2021. Dokumentasi/ BNPB



    Flores: Banjir bandang melanda wilayah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pada dini hari tadi. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, mengatakan lima warga dari Desa Lamanele meninggal akibat kejadian ini.

    "Petugas di lapangan masih melakukan penanganan darurat pascainsiden yang terjadi pada dini hari tersebut," kata Raditya dalam keterangan tertulis.






    Baca: Riuh Pagi di Jalur Pedestrian Kebun Raya Bogor

    Dia menjelaskan wilayah terdampak banjir bandang ini terjadi di dua desa, yaitu Desa Lamanele, Kecamatan Ile Boleng dan Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur.

    Data sementara di Desa Lamanele disebutkan oleh BPBD, sebanyak 5 orang meninggal, 5 lainnya menderita luka-luka dan 9 KK atau 20 jiwa terdampak. Sedangkan di Desa Waiburak, sebanyak 4 orang mengalami luka-luka dan sudah dirawat di puskesmas setempat.

    Pantauan BPBD Kabupaten Flores Timur, puluhan rumah warga tertimbun lumpur di Desa Lamanele. Ada juga rumah warga yang hanyut terbawa banjir. Di samping itu, jembatan putus di Desa Waiburak Kecamatan Adonara Timur.

    "Pihak pemerintah daerah telah melakukan rapat terbatas antara Bupati, TNI, Polri dan instansi terkait. Salah satunya dengan pembentukan posko penanganan darurat," jelasnya.

    Menurut Raditya kendala di lapangan yang diidentifikasi petugas BPBD yaitu akses satu-satunya adalah penyeberangan laut ke Pulau Adonara. Sedangkan hujan, angin, dan gelombang yang tinggi mengakibatkan pelayaran tidak diperbolehkan oleh otoritas setempat.

    Dia memastikan BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Flores Timur dan memantau penanganan darurat. Apabila dibutuhkan mobilisasi bantuan, BNPB telah siap dengan pengerahan sumber daya.

    "BMKG memprakirakan terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat-sangat lebat, angin kencang dan gelombang tinggi dalam periode sepekan ke depan di sebagian wilayah Indonesia," ungkap Raditya.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id