Pemudik Tiba di Kudus Dilakukan Tes Rapid Antigen

    Rhobi Shani - 01 April 2021 12:12 WIB
    Pemudik Tiba di Kudus Dilakukan Tes Rapid Antigen
    Plt. Bupati Kudus, Hartopo. Medcom.id/Rhobi Shani



    Kudus: Pemudik yang tiba di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akan dilakukan tes rapid antigen. Pemeriksaan dilakukan pemerintah kabupaten di pintu masuk Kota Kretek.

    Plt Bupati Kudus, Hartopo, mengatakan tes rapid antigen akan dilakukan secara acak kepada pemudik. Langkah itu merupakan antisipasi menekan ledakan kedatangan pemudik.






    "Nanti kita akan melakukan upaya screening semacam operasi yustisi acak. Yang masuk ke sini, kita cek prokesnya (protokol kesehatannya), termasuk surat-surat. Harus bawa surat hasil rapid test antigen," ujar Hartopo ditemui di Pendopo Kabupaten Kudus, Kamis, 1 April 2021.

    Baca: Terminal Jatijajar Depok Setop Operasional Dukung Larangan Mudik

    Pemeriksaan pemudik akan dilakukan di gerbang-gerbang pintu masuk Kabupaten Kudus. Yaitu di gerbang timur perbatasan Kudus - Pati dan gerbang selatan perbatasan Kudus - Demak. Dua lokasi ini dipilih, untuk menjaring pemudik-pemudik dari arah Jawa Timur maupun Semarang.

    "Pemudik dari arah Jakarta dan Semarang nantinya lewat pintu selatan. Dan Pemudik dari Jawa Timur lewatnya pintu timur. Makanya kita lakukan screening di dua lokasi itu," kata Hartopo.

    Rapid test antigen acak juga akan dilakukan kepada para pemudik yang baru tiba di kampung halaman. Screening dilakukan oleh satgas covid didampingi petugas kesehatan dari puskesmas.

    Skemanya, perangkat RT, RW dan desa akan melakukan pemnatauan terhadap kedatangan pemudik. Jika ada temuan kedatangan pemudik, informasi ini akan diteruskan ke satgas covid untuk dilakukan screening acak.

    Baca: Pemkab Sleman Batasi Kegiatan Bepergian ASN

    "Skemanya hampir sama dengan tahun kemarin," kata Hartopo.

    Hartopo mengaku tak mampu membendung keinginan masyarakat yang hendak mudik. Meskipun Kementrian Perhubungan telah mengeluarkan intruksi larangan mudik lebaran tahun ini.

    "Kemarin sudah ada instruksi dari pusat tidak boleh mudik. Tapi namanya orang, namanya manusia, namanya kangen itu tidak bisa ditahan. Bagaimana caranya lewat lorong tikus pun dilakukan," ujar Hartopo.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id