La Nina Diprediksi Pengaruhi Dampak Erupsi Gunung Merapi

    Ahmad Mustaqim - 13 November 2020 22:40 WIB
    La Nina Diprediksi Pengaruhi Dampak Erupsi Gunung Merapi
    Wisatawan di lereng Gunung Merapi Kabupaten Sleman saat menikmati "Volcano Tour" dengan jasa jip wisata lereng Merapi. (Foto Antara/HO-Humas Pemkab Sleman)
    Yogyakarta: Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Lilik Kurniawan, memperkirakan fenomena alam La Nina bisa mempengaruhi dampak erupsi Gunung Merapi. Pengaruh itu bisa muncul dari tingginya intensitas hujan.

    "Lahar hujan kita perhitungkan. Saat ini mauk La Nina. Musim hujan 40 persen (diprediksi) lebih banyak," kata Lilik dalam konferensi pers di Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat, 13 November 2020.

    Baca: Daerah Terdampak Potensi Erupsi Merapi Diminta Siapkan Skenario Terburuk

    Ia mengatakan hujan yang bisa terjadi di puncak Gunung Merapi harus diantisipasi. Apabila muncul material akibat erupsi bisa saja terseret lahar hujan.

    "BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) dan BPBD DIY telah memasang kamera pengawas sejak 2010. Bisa dilihat (perkembangan situasinya) dari menit ke menit seperti apa," jelas Lilik.

    Selain itu pihaknya akan memastikan keaktifan sirine apabila terjadi erupsi maupun dampak erupsi. Kemudian juga akan memantau jalur-jalur evakuasi yang rusak di beberapa titik.

    "Kami akan memastikan lagi sirine-sirine di sana. Apakah ini terpasang? Apakah pakai kentongan atau menggunakan bunyi lain," ungkapnya.

    Ia mengingatkan publik agar mengakses informasi perkembangan aktivitas Gunung Merapi lewat BPPTKG. Tak hanya bagi warga di Kabupaten Sleman, namun juga warga di kawasan Klaten, Boyolali, dan Magelang. Lilik juga mengaku telah memantau kesiapan relawan untuk membantu pengungsi.

    "Kami akan memastikan semua SOP dilakukan dengan baik. Mulai 2010, desa di sekeliling Merapi sudah ada program desa tanggung bencana," kata dia.

    Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, menambahkan arah luncuran material diperkirakan paling besar di arah Kali Gendol. Selain itu, guguran sempat terjadi di arah barat laut.

    "Bisa juga ke arah sana (barat laut). Situasi akan kita tinjau ulang saat terlihat kubah lava. Posisi kubah lava di mana. Ini akan menentukan potensi kubah lava di mana," ungkap Hanik.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id