Kampung Tangguh di Jatim Dinilai Efektif Tangani Covid-19

    Lukman Diah Sari - 17 Oktober 2020 14:03 WIB
    Kampung Tangguh di Jatim Dinilai Efektif Tangani Covid-19
    Ilustrasi. Medcom.id
    Surabaya: Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kodam V/Brawijaya dan Polda Jatim bersinergi untuk mencegah penyebaran dan menangani covid-19 dengan membentuk Kampung Tangguh. Pangdam V/Brawijya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah, menilai Kampung Tangguh efektif dalam penanganan covid-19.
     
    “Kampung Tanggung memiliki berbagai kemampuan, seperti mengisolasi warga yang terpapar covid-19 dan menjaga akses jalan keluar masuk kampung,” ujarnya, Sabtu, 17 Oktober 2020.
     
    Dia mengatakan, pihaknya bersama Pemprov dan Polda Jatim tidak hanya membentuk Kampung Tangguh. Melainkan juga Pesantren Tangguh, Perusahaan Tangguh, dan Mal Tangguh.
     
    “Hotel juga dijadikan Hotel Tangguh, yang semuanya dalam bingkai protokol kesehatan,” ujar Pangdam V/Brawijaya ini.

    Baca: Pemkot Depok Ingin Diprioritaskan Mendapat Vaksin Covid-19 

    Pihaknya pun, lanjut dia, juga berupaya memulihkan ekonomi masyararakat. Yakni dengan membuka kembali pasar malam yang bertempat di lapangan Kodam V/Brawijaya dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.
     
    “Salah satu persyaratannya setiap hari harus 600 dari 1.200, jadi 50 persen. Untuk lapak atau gerobaknya dikasih jarak per 3 meter dan jalan untuk para pembeli sebesar 6 meter dengan satu jalur, sehingga setiap pembeli tidak saling bertatap muka,” lanjutnya.
     
    Dia melanjutkan, pun dilakukan kesepakatan dengan pedagang yakni harus melakukan rapid tes. Bila kedapatan reaktif, segera dilakukan tes usap dan dilarang berjualan sementara.
     
    “Selama jualan, para pedagang dan pembeli harus memakai masker dan face shield. Sebelum memasuki pasar malam, pembeli juga harus disemprot disinfektan dan cuci tangan serta pakai hand sanitizer,” jelasnya.

    Baca: Pemkot Tangerang Setop Pakai Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19
     
    Dia mengaku melihat langsung roda ekonomi masyarakat bawah berputar dengan membuka kembali pasar tersebut. Dia berharap, masyarakat terus mempertahankan disiplin protokol kesehatan sebelum vaksin dan obat covid-19 ditemukan.
     
    “Masyarakat sudah terbiasa dengan kehidupan protokol kesehatan. Kalau itu bisa terpatri di hati para masyarakat, mudah-mudahan tanpa menunggu obat maupun vaksin covid-19, Jawa Timur sudah bisa hijau lagi,” tukasnya.

    Pemerintah melalui Satgas covid-19 atau #satgascovid19 terus menyosialisasikan #ingatpesanibu yakni jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakai masker, #jagajarak dan #hindarikerumunan serta #cucitangan #cucitanganpakaisabun

    (LDS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id