Jatim Bebas Zona Merah Covid-19

    Amaluddin - 27 Oktober 2020 21:51 WIB
     Jatim Bebas Zona Merah Covid-19
    ilustrasi Medcom.id
    Surabaya: Jawa Timur menunjukkan progres signifikan dalam penanganan covid-19 selama dua bulan (Juli-Agustus) terakhir ini. Berdasarkan data yang dirilis oleh Kemenkes per 26 Oktober 2020, Provinsi Jatim dengan persentase kasus covid-19 aktif terendah kedua di Indonesia setelah Gorontalo, yakni 4,55 persen.

    "Alhamdulillah, Jatim konsisten memiliki kesembuhan yang lebih tinggi dibandingkan kasus baru, di sisi lain kapasitas testing juga terus naik sehingga positivity rate menurun per 26 Oktober," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya, Selasa, 27 Oktober 2020.

    Secara kuantitatif, kasus aktif covid-19 di Jatim juga menjadi terendah dibandingkan provinsi besar lain di Jawa. Total kasus aktif covid-19 Jatim sebanyak 2.352 kasus, sedangkan Jawa Tengah sebanyak 3.762 kasus, Jawa Barat 9897 kasus dan DKI Jakarta sebanyak 11.473 kasus. 

    Sedangkan jumlah kasus yang dites selama periode 19-25 Oktober 2020 mencapai 27.279 kasus, dengan kasus positif yang ditemukan sebanyak 1.941 atau setara dengan positivity rate 7 persen.

    Jumlah kasus yang dites juga naik dari minggu sebelumnya pada 12-18 Oktober 2020 yakni sebanyak 24.703 kasus yang diperiksa dengan kasus positif 1.939 atau setara dengan positivity rate 8 persen.

    "Tentunya pencapaian ini harus kita pertahankan bersama, dengan semakin memperketat protokol kesehatan untuk terus mengendalikan penyebaran covid-19," kata orang nomor satu di Jatim ini.

    Dengan penurunan ini, lanjut Khofifah, Jatim sudah bebas dari zona merah per tanggal 27 Oktober sore ini, tercatat daerah zona kuning ada 23 kabupaten/kota dan zona oranye sebanyak 15 kabupaten/kota.

    Meski demikian, Khofifah berpesan kepada masyarakat agar jangan sampai lengah dalam menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

    "Jatim telah menunjukkan hasil yang pesat dalam penanganan covid-19, namun kita harus ingat pandemi ini belum usai. Kewaspadaan harus ditingkatkan, protokol kesehatan juga harus terus ditegakkan sembari menunggu vaksin yang efektif untuk covid-19," kata Khofifah.

    Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangan dan #cucitanganpakaisabun.

    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id