Papua Barat Dorong Kawasan Ekonomi Baru di Wilayah Transmigrasi

    Antara - 30 Oktober 2020 16:01 WIB
    Papua Barat Dorong Kawasan Ekonomi Baru di Wilayah Transmigrasi
    Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. (Foto: ANTARA/Toyiban)
    Manokwari: Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendorong tumbuhnya kawasan ekonomi baru di wilayah transmigrasi Manokwari.

    "Kita sedang membangun pelabuhan di Masni. Diharapkan menjadi pelabuhan peti kemas dan mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Masni, Sidey, dan Prafi," katanya, Jumat, 30 Oktober 2020.

    Ia menyebutkan pada pembangunan ini pemprov melalui Dinas Perhubungan mengalokasikan anggaran sebesar Rp21 miliar dan lahan seluas 10 hektare untuk membangun dan pengembangan pelabuhan tersebut.

    "Tidak sekaligus, kita targetkan pembangunan Pelabuhan Masni selesai dalam waktu tiga tahun. Anggaran kita luncurkan secara bertahap dari 2020, 2021 dan 2022," ungkapnya.

    Baca juga:  Cara Jabar Tekan Penyebaran Covid-19 saat Libur Panjang

    Menurut Mandacan, pemprov akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi di setiap daerah. Pembangunan infrastruktur terus dilakukan untuk meningkatkan daya ungkit perekonomian.

    Pemerintah pusat pun, kata dia, tidak menutup mata terkait kebutuhan infrastruktur di Papua Barat. Jembatan, pelabuhan, bandar udara terus dibangun untuk mendukung koneksitas antardaerah.

    "Bertahap semua akan dibangun. Pembangunan pelabuhan di Masni diharapkan bisa meningkatkan arus transportasi laut baik orang maupun barang," ujar dia.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id