• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Tangsel Kesulitan Dapat Lahan untuk Bangun SMP Negeri

Farhan Dwitama - 12 Juli 2018 16:24 wib
Salah satu SMP negeri di Tangsel. (Foto: Farhan D)
Salah satu SMP negeri di Tangsel. (Foto: Farhan D)

Tangerang: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan mengaku kesulitan mencari lahan untuk mendirikan sekolah negeri di Tangsel. Dari 180 SMP di Tangsel, hanya 22 sekolah negeri. Sisanya, SMP swasta.

“Kendalanya di kita itu lahan mahal. Kalau ada duitnya, luas lahan tidak sesuai standar,” kata  Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan kebudayaan kota Tangsel, Muslim Nur, Kamis, 12 Juli 2018.

Dia menerangkan, untuk membangun SMP yang sesuai standar membutuhkan minimal 6.000 meter. Sedangkan, mencari luas lahan tersebut di Tangsel sulit.

“Banyak itu 1.500 paling besar 2.000 meter. Ada yang punya 6.000 itu tidak mau jual, pengalaman kami selama ini seperti itu,” ucap dia.

Baca: Sistem Zonasi Persulit Peserta Didik

Muslim mengatakan, berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah kota Tangsel tahun 2016-2021 Dinas Pendidikan Kota Tangsel bakal menambah 2 sekolah SMP negeri baru.

Dia mengungkap, wilayah Kecamatan Ciputat menjadi prioritas pembangunan SMP negeri baru. Karena dari 22 SMP Negeri yang tersebar di 7 kecamatan se-Tangerang Selatan, hanya kecamatan Ciputat yang memiliki 1 SMP negeri.

“Kami harapkan tentu masyarakat yang tidak tertampung di negeri bisa mendaftar ke swasta, kami juga tentu berusaha mencukupi akses pendidikan bagi masyarakat kota Tangsel,” ucap dia.

Baca: Sistem Zonasi Dinilai Zalim


(LDS)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.