Masyarakat Anti-Korupsi Minta Polda Sumut Serius Tangani Mafia Tanah

    Antara - 30 November 2015 21:54 WIB
    Masyarakat Anti-Korupsi Minta Polda Sumut Serius Tangani Mafia Tanah
    Ilustrasi
    medcom.id, Jakarta: Lembaga swadaya Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) meminta Polda Sumatra Utara serius menangani kasus mafia tanah yang banyak terjadi di Sumut. Salah satunya adalah kasus penyerobotan tanah oleh mafia tanah yang saat ini ditangani Polda Sumut. MAKI melihat kasus itu jalan di tempat karena sebelumnya polisi sudah menetapkan 13 tersangka.

    “Jelas janggal, seharusnya penyidikan itu membuat terang suatu kasus, bukannya sebaliknya dari terang menjadi gelap,” kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, seperti dilansir Antara, Senin (30/11/2015).

    Seperti diketahui, sesuai Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) tertanggal 10 Februari 2015 dari Polda Sumut, menyatakan ada 13 tersangka. Belakangan pada SP2HP kepada Dirut BMP Marthin Sembiring tertanggal 18 November 2015 tertulis kalau kasus itu bukan merupakan tindak pidana.

    Dari kasus itu, MAKI meminta Propam Polri untuk memeriksa apakah ada unsur kesengajaan dengan simpulan demikian. “Seharusnya sejak jauh-jauh hari menyatakan bahwa kasus itu tidak ada unsur pidananya sebelum menetapkan 13 tersangka,” katanya.

    Sebelumnya, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mempertanyakan kinerja Polda Sumut dalam penanganan kasus penyerobotan tanah oleh mafia tanah di Sumatera Utara dengan modus pemalsuan sertifikat tanah milik PT Bumi Mansyur Permai (BMP). “Jika pelapor kasus itu merasa dirugikan, silakan lapor ke Kompolnas, kami akan menerimanya dan segera menindaklanjutinya,” Komisioner Kompolnas, Edi Hasibuan.

    PT Bumi Mansyur Permai (BMP) menjadi korban aksi penyerobotan tanah oleh mafia di Sumatera Utara dengan modus pemalsuan sertifikat tanah. Sejumlah pihak sudah dimintai pertolongan mulai dari Kapolri Jenderal Badrodin Haiti hingga Presiden Joko Widodo.

    Sementara itu, Komisi III DPR RI  sudah menerima laporan dan gelar perkara PT BMP atas pemalsuan sertifikat dan akan menindaklanjuti dengan membentuk Panja Mafia Tanah dan segera akan memanggil kapolri.



    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id